Senin, 13 Desember 2021

PUISI IMTAQ FISIKA SMA NEGERI 5 SOPPENG TAHUN PELAJARN 2021/2022

 PUISI IMTAQ FISIKA SMA NEGERI 5 SOPPENG TAHUN PELAJARN 2021/2022


Kegiatan Pembelajaran Fisika Imtaq yang Kami lakukan sejak tahun 1999 di SMA Negeri 1 Ulaweng Kabupaten dan Berlanjut di SMAN 1 Marioriwawo tahun 2008 yang berpusat pada potensi Peserta Didik.  Pembelajaran Fisika ini terus Kami kembangkan  secara Integrasi Imtaq dalam setiap aktivitas PBMnya dan Setiap Bahan Ajarnya. 

Pembelajaran Fisika yang bebasis Imtaq ini dikembangkan sesuai gaya belajar Peserta didik baik berupa Audio, Visual, Audio Visual dengan karya berbentuk Puisi, lagu atau Cerpen. 

Karya Peserta didik berupa Puisi  dan Lagu  harus memenuhi syarat-syarat  sebagai berikut: 

1. Mengandung Besaran Fisika Sesuai Materi yang diajarkan

2. Melibatkan Nama Penulis (Peserta Didik)

3. Mengandung unsur kesyukuran

4. Mengandung Pesan Positif saja

5. Asli Karya Sendiri

6. Ada Kata Allah ada di dalamnya atau Kalimat Ilahi...


Contoh: 

INDAHNYA BESARAN FISIKA CIPTAAN ALLAH

 

Aku Muhammad Suyuti Mappiabang sangat berterima Kasih Kepada-Mu Yaa Allah

Engkau Telah Menciptaka Besaran dan Satuan

Engkau Membahagiakan hamba-MU dengan Besaran dan satuan Ciptaan-MU

Engkau Menciptakan Besaran  dan Satuan Agar hamba-MU hanya mengabdi kepada-MU

                Terima Kasih Ya Allah

                Keindahan Besaran Panjang (m), hamba-Mu mengerti jarak tempuhku berjalan di Bumi-Mu

                Keindahan Besaran Massa (kg), hamba-MU mengerti massa dan berat masing-masing ciptaan-MU

                Keindahan Besaran Waktu (K), hamba-Mu mengerti waktu Ibadahku untuk-Mu

Terima Kasih Ya Allah,

Keindahan Besaran Kuat Arus (A), hamba-Mu  menikmati listrik ciptaan-Mu

Keindahan Besaran Suhu (T), hamba-MU menikmati hangatnya sinar matahari ciptaan-Mu

Keindahan Besaran IntensitasCahaya(Kandella), hamba-Mu memahami Intesitas Cahaya yang kami gunakan beraktivitas diatas bumi-Mu

Terima Kasih Ya Allah.

Hanya keindahan Besaran dan satuan, hamba-Mu bisa bahagia hidupnya

Hanya keindahan Besaran dan satuan, semua ciptaan-MU beraktivitas sesuai esensinya

Hanya keindahan Besaran dan satuan, semua benda langit beraktivitas dengan prima dan teratur

 Terima Kasih Ya Allah,

Engkau menciptakan Besaran dan Satuan agar hamba-Mu hanya beriman kepada-MU

Engkau menciptakan Besaran dan Satuan agar hamba-Mu hanya bersyukur kepada-Mu

Engkau menciptakan Besaran dan Satuan agar hamba-Mu hanya beribadah kepada-MU

Engkau menciptakan Besaran dan Satuan agar hamba-Mu bisa meraih rahmat-MU

Terima Kasih Ya Allah,

Hanya keindahan besaran dan satuan ciptaan-Mu menjadikan hamba-Mu

Indahnya besaran Jumlah zat menjadi semua zat berfungsi esuai esensinya

Semoga keindahan Besaran dan satuan ciptaan-Mu menjadikan hamba-Mu tetap di jalan-Mu

Terima Kasih Ya Allah,

Semoga keindahan Besaran dan satuan ciptaan-Mu menyadarkan semua hamba-Mu 

Semoga keindahan Besaran dan satuan ciptaan-Mu menjadikan hamba-MU hanya mengabdi kepada-MU

Semoga keindahan Besaran dan satuan ciptaan-Mu , menikmati betul Indahnya beribadah hanya kepada-Mu.

Semoga  Indahnya Besaran Dan Satuan Ciptaan-MU memudahkan hamba-MU ini meraih rahmatMU Dunia dan Akhirat, aamiin. 




143 komentar:

A.Rahmat mengatakan...


PUISI CINTA FISIKA
Archimedes dan Newton tak akan mengertiMedan magnet yang berinduksi diantara kitaTidak sebanding dengan momen cintakuPertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimumBagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampaCintaku lebih besar dari bilagan avogadroWalau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat apheliumAmplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatikuSeindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulihBagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatasEnergi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksiEnergi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gayaBahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingiHukum kekekalan cinta di antara kitaLihat hukum cinta kitaMomen cintaku tegak lurus dengan momen cintamuMenjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurnaDengan inersia tak terhinggaTakkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gayaInilah resultan momentum cinta kita.

Unknown mengatakan...

Nama : Nuryani Atha
Kelas : X.3
Nis : 4632

Pengukuran,besaran,dan satuan

Getar-getar rasa...,
tak terukur sekalanya...,
Jumlah zat rasa itu...,
memenuhi volume ruang hati ku...,

Guncangan-guncangan ini..,
tak terukur oleh seismograf..,
Tekanan rasa itu...,
tak terukur oleh pascal..,

Panjang rasa ini..,
tak terukur oleh satuan panjang...,
Intensitas cahaya rasa ini...,
jauh lebih, dari kelajuan hati...,

Waktu berlalu...,
dalam satuan panjang..,
Tubuh bergetar..,
teraliri kuat arus cinta yang besar...,

Unknown mengatakan...

Barang siapa mau menjadi guru
Biarlah dia memulai mengajar dirinya sendiri
Sebelum mengajar orang lain
Dan biarkan pula dia mengajar dengan teladan
Sebelum mengajar dengan kata-kata

Sebab, mereka yang mengajar dirinya sendiri
Dengan membenarkan perbuatan-perbuatan sendiri
Lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan
Daripada mereka yang hanya mengajar orang lain
Dan membenarkan perbuatan-perbuatan orang lain

Nama:Nur febrini
Nis:4629
Kls:X.3

Unknown mengatakan...

Besaran dan Satuan

Getar-getar rasa...,
tak terukur sekalanya...,
Jumlah zat rasa itu...,
memenuhi volume ruang hati ku...,

Guncangan-guncangan ini..,
tak terukur oleh seismograf..,
Tekanan rasa itu...,
tak terukur oleh pascal..,

Panjang rasa ini..,
tak terukur oleh satuan panjang...,
Intensitas cahaya rasa ini...,
jauh lebih, dari kelajuan hati...,

Waktu berlalu...,
dalam satuan panjang..,
Tubuh bergetar..,
teraliri kuat arus cinta yang besar...,

Unknown mengatakan...

Nama:Nur Atika Najwa
Kelas:X.3
Nis:4628

Besaran, Satuan, dalam Pengukuran

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta

By:Nur Atika Najwa

Nurul Hidayah Annisa mengatakan...

PUISI CINTA FISIKA

Archimedes dan Newton tak akan mengerti Medan magnet yang berinduksi diantara kita Tidak sebanding dengan momen cintaku Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa Cintaku lebih besar dari bilagan avogadro Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi Hukum kekekalan cinta di antara kita Lihat hukum cinta kita Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna Dengan inersia tak terhingga Takkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gaya Inilah resultan momentum cinta kita

NURUL HIDAYAH ANNISA
KELAS X.3
NIS 4631

Unknown mengatakan...

Nama :Asmita Sari
Kelas :X 3
Nis :4622

Jika jarak yang menjadi penghalang
Mengapa waktu tak jua mengobati kenangan
Meskipun luasnya bumi memisahkan
Aku akan tetap merindukanmu tanpa tekanan
Kita memang tak tahu usia kita kelak
Tapi aku yakin volume rinduku padamu hingga tutupnya usia ini
Hingga tiap helaan nafas ini
kecepatan detak jantungku tak kalah dgn detak jarum jam
Sebab massa hatiku padamu adalah tetap

Unknown mengatakan...

Terima kasih, guru.

Untuk teladan yang telah kau berikan.

Aku selalu mempertimbangkan semua yang kau ajarkan

Dan merefleksikan itu semua pada karakter pribadiku.

Aku mau menjadi sepertimu.

Pintar, menarik, dan gemesin.

Positif, percaya diri, protektif.

Aku mau menjadi sepertimu.

Berpengetahuan, pemahaman yang dalam.

Berpikir dengan hati dan juga kepala.

Memberikan kami yang terbaik.

Dengan sensitif dan penuh perhatian.

Aku mau menjadi sepertimu.

Memberikan waktumu, energi, dan bakatmu.

Untuk meyakinkan masa depan yang cerah.

Pada kita semua.

Terima kasih, guru.

Kau telah membimbing kami.

Aku mau menjadi sepertimu

Nama:Ananda Anugrah
Niss:4620
Kelas:X.3

Unknown mengatakan...

Nama : Diani Annisah
Kelas : X 3



Tegagangan Cintamu Sebesar 100volt

Cintamu Umpama Seperti Gelombang Transversal

Dan Juga Perasaanmu Terhadapku Seperti Newton 1

Kecepatan Cintakmu Padaku Bagaikan GLBB

Gaya Dan Usaha mu mempertahankan cintamu Begitu besar

Tekanan Cintamu Padaku Begitu BesarFrekuensinya Begitu Menggetarkan Hatiku

Engkau Bagaikan Bandul Yang Melakukan Sebuah Amplitudo

Dan Engkau Bagikan Katrol Yang Menaik Turunkan Perasaanku

Tak Ada Satu Periode Pun Yang Dapat Memisahkan kita

Engkau Bagaikan Termometer Yang Mengukur Suhu Cintaku Padamu

OhhFisika...Sulit Memahamimu Sesulit Aku Memecahkan Masalah Dengan Rumusmu

Unknown mengatakan...

NAMA:MUHAMMAD AGIL AGUS
KELAS:X.3


Cintaku Padamu, oh Fisika…(versi alfa)

Archimedes dan Newton takkan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E = mc2

Pertama kali bayanganmu jatuh tepat di fokus hatiku…
Nyata,tegak,dan diperbesar dengan dioptri lensa maksimum
Bagai tetes minyak Millikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…
Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterferensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Atau kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = 1/2 mv2

Hukum kekekalan energi tak dapat menandingi kekekalan di antara kita
Lihat hukum cinta kita: Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik equilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita

Unknown mengatakan...

Fisika itu ibarat raksa
Gak punya rasa
Soal-soalnya gak bisa diterka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika

Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi
Tujuh warna
Dari optik ke Thermodinamika
Fluida hingga Tata surya

Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah kata yang sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yang gak mau bisa
Fisika itu selalu punya cara mudahbuat ngatasin hal sulit, itu kata kita
Yang harus dipercaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok roy surya
Eh.. Suryo ya???Maklum orang sunda
Belum pernah ke Surabaya. haha

Fisika itu hati
Gak bisa bertahan sendiriperlu paru-paru dan Jantung di dada kiri
Serta gerak tangan dan kaki
JadiJangan cintai fisika sepenuh hati
Tapi sepenuh diri
Agar fisika gak basi

Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2Ah tak sebanding dengan momen cintaku…

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruanghampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…

Walau jarak kita bagai matahari dan Plutosaat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpagaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapatmenandingi hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita….

Nama :Gita puspita sari
Kelas:X.3
Nis:4624

Andi muhammad yusuf mengatakan...

ANDI MUHAMMAD YUSUF
X.3
CINTA KU PADA FISIKA
Sendiriku tak sentuh pagi
Bayangmu bagai spektrum pelangi
Rindu ini enyahkan sengat mentari
Melayang jiwaku kalahkan gravitasi

Harapku ini t’lah semu
Apakah hatimu tak kenal diriku?
Meski cintaku tak habis untukmu
Abadi setiaku walau blackhole mengganggu

Cinta ini bagai atom Dalton
Selalu kekal layaknya bilangan baryon
Dengan interaksi kuat adanya pion
Takkan terbagi dalam nukleon

Tak seperti perang nuklir
Walau cinta ini harus berakhir
Saat partikel Higgs terlahir
Ataukah ini titik nadir?

Telah kuarungi gap energi
Untuk meraih cinta ini
Agar puing kasih terangkai kembali
Meski berada di lain galaksi

Saat waktu hilangkan rasa
Kujaga dirimu dalam setia
Karenamu cinta ini tak terhingga
Seperti luas alam semesta

Unknown mengatakan...

Nama:Nur febrini
Kls:X.3
Nis:4629

Semenjak bertemu denganmu

Energi statik benih cintamuTelah mengejutkan gaya pegas jantungkuSehingga jantungku berdetak tak beraturanBagaikan gelombang bunyi gendangYang tak beraturanSaat aku berada beberapa meter darimuRefleksi cahaya cintamu telah membunuh urat matakuSehinga membiaskan bayangan wajahmu yang selalu di otakku


Pancaran Radiasi PesonamuMembuat otakku tidak bisa berpikir rasionalSehingga elektromagnet dalam hatikuTerpengaruh gelombang magnet cintamuSejak saat itu, atom-atom penyusun cinta ini kian mengumpulKarena gaya listrik statik dan energi potensial di hatikuSaat jauh darimu...Partikel-partikel cintaku tidak bisa diamSehinga melakukan tumbukan-tumbukan lenting sempurnaDan menghasilkan energi rindu dengan rumus E = MC2Yang mana M adalah Masa waktu dimanaSemakin lama semakin jauh darimuMaka energi rinduku semakin bertambah besarSedangkan C adalah Cintaku padamuYang berbanding lurus dengan Energi rindukuUsaha untuk memberikan gaya lorenzt-ku padamuTelah kuberikan dengan FL = i B Sin ØØ.Mudah-mudahan dengan penurunan rumus cintaku padamu

Anonim mengatakan...

Nama:Nurhaeda
Kelas:X.3

Besaran, Satuan, dalam Pengukuran

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta

Unknown mengatakan...

Nama:Alif Dwi Putra Ardi
Kelas:X.3
Nis:4640

Puisi Besaran Dan Turuna

Jika jarak yang menjadi penghalang
Mengapa waktu tak jua mengobati kenangan
Meskipun luasnya bumi memisahkan
Aku akan tetap merindukanmu tanpa tekanan
Kita memang tak tahu usia kita kelak
Tapi aku yakin volume rinduku padamu hingga tutupnya usia ini
Hingga tiap helaan nafas ini
kecepatan detak jantungku tak kalah dgn detak jarum jam
Sebab massa hatiku padamu adalah tetap
-
Nah itu dia guys puisinya:3 gimana?haha
Mungkin ada yg ga nyambung atau freak haha gpplah yaa kan namanya jg ngarang^^
Tapi syukur deh ternyata sepupu aku suka bgt sm puisinya lol xD

By:Alif Dwi Putra Ardi

M.adryan mulana mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

Nama:Nurhaeda
kelas:x.3
Nis:4630

Besaran, Satuan, dalam Pengukuran

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta

M.adryan mulana mengatakan...

Nama : M. AdryanMulana
Kelas : X. 3
Nis : 4645

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta

Unknown mengatakan...

Nama:AINIYAH PUTRI SYAFIMA
NIS:4617
KELAS:X.3
BAHASA CINTA ILMUWAN

Ku terkena radiasi cinta
ku terkena radiasi asmara bagaimana aku bisa lepas dari embrio cinta ini
hari terus bertahan dalm argumennya,bahwa ini cinta inhin ku kudeta hati agar bisa melupakannya
aku terlalu banyak teremidasi cinta
kalau bisa ingin ressafle hati ini dengan mamanya cinta
tapi aku sadar cinta adalah injeksi ilmiah
yg tidak bisa di bahas oleh rasio manusia
mungkin aku akan mendegeradasi rasa trauma terhada cinta
akan ku masukka serum kasih sayang
agar bisa tau yg namanya partikel kecil cinta

Sahiyah Adinda X.3 mengatakan...

Nama: Sahiyah Adinda
Kelas: X.3
Nis: 4636
Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta
By Sahiyah adinda

Unknown mengatakan...

Nama:Nur Alya Oktavia
Kelas:x.3
Nis:4627
vektor cintaku

Vektor cinta kita tegak lurus
Jatuh bertaut di hati karena gravitasi
Fluks kasih semakin tak tersisih
Beriak kecil dan kontinu

Sayang ini tak terkuanta
Absolut hanya untukmu
Semakin meningkat anomali hati
Karena amplitudo hadirmu

Kristal senyumu
Menghancurkan amorf gundahku
Paramagnetik harapku
Tanpa paralaks menggemuruh

Unknown mengatakan...

Nama :SUHASMA
Kelas:X.3
Nis :4637

Puisi Fisika

Tegangan cintamu sebesar 100 ampere

Hambatan cintakita sebesar 90 volt

Walau cinta kita banyak terdapat gaya gesek

Cintamu padaku memiliki arah bagaikan Vektor

Gaya cintamu padaku sebesar 50 newton


Cinta kita memiliki frekuensi yang sama

Cinta kita selalu memiliki koefisien kinetik yang sangat besar

Gaya sentuh mu terhadapku sangatlah besar

Percepatan cintamu berbanding lurus dengan perasaanmu padaku

Periode bersamamu berlalu begitu cepat

Gravitasi cintamu selalu menariku terhadapmu

Arna mengatakan...

Fisika itu ibarat raksa
Gak punya rasa
Soal-soalnya gak bisa diterka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika

Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi
Tujuh warna
Dari optik ke Thermodinamika
Fluida hingga Tata surya

Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah kata yang sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yang gak mau bisa
Fisika itu selalu punya cara mudahbuat ngatasin hal sulit, itu kata kita
Yang harus dipercaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok roy surya
Eh.. Suryo ya???Maklum orang sunda
Belum pernah ke Surabaya. haha

Fisika itu hati
Gak bisa bertahan sendiriperlu paru-paru dan Jantung di dada kiri
Serta gerak tangan dan kaki
JadiJangan cintai fisika sepenuh hati
Tapi sepenuh diri
Agar fisika gak basi

Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2Ah tak sebanding dengan momen cintaku…

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruanghampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…

Walau jarak kita bagai matahari dan Plutosaat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpagaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapatmenandingi hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita


NAMA:ARNA
KELAS:X.3
NIS:4521

Unknown mengatakan...

Nama: Amelia rosyada
Kelas:10.3
NIS: 4618


Vektor cinta kita tegak lurus
Jatuh bertaut di hati karena gravitasi
Fluks kasih semakin tak tersisih
Beriak kecil dan kontinu

Sayang ini tak terkuanta
Absolut hanya untukmu
Semakin meningkat anomali hati
Karena amplitudo hadirmu

Kristal senyumu
Menghancurkan amorf gundahku
Paramagnetik harapku
Tanpa paralaks menggemuruh

Andiarjuna mengatakan...

INDUKSI MAGNET dalam KITAB
Islam itu sempurna
Kitabnya bag solenoida
Penghantar yang membentuk banyak lilitan
Penghantar yang memberi banyak tuntunan
Hukum Ampere untuk Toroida dan Solenoida
Hukum Islam untuk hidupku
Induksi magnet di dalam solenoida arahnya menuju surga
Di luar dolenoida adalah nol
Pada titik berbeda
Induksi magnet pun berbeda
Namun, satu dalam solenoida
Rumus tuntunan hidup
Dimana u0 = 4π x 10-7
Tetap dan tak berubah
Bag salat 5x sehari.
Berbanding lurus dengan lilitan hidup
Berbanding lurus dengan arus keimanan
Berbanding terbalik dengan lama bernafas di muka bumi
Tuntunan tempat abadi
Komponen solenoida.

Andi Muhammad ARJUNA
X.3

Unknown mengatakan...

Pengukuran

Ketika hitungan adanya besaran dan satuan
Adanya satuan internasional yg berlaku
Tak mau yang lain,jika memaksa harus diubah
Apa daya jika itu satuan yang standar

Rentang kendali pada panjang massa dan waktu
Melewati batasan suhu yang ekstrim
Kuat arus yang asing
Menerpa dalam kubangan partikel suatu zat

Indahnya hidup ini,
Bermain dalam lingkup pengukuran zaman
Adanya zat deteksi yang akurat dan teliti
Semua berjalan sesuai esensi sang pencipta

NAMA:NUR ASYSYFHA
KELAS:X.2

Unknown mengatakan...


PUISI CINTA FISIKA
Archimedes dan Newton tak akan mengertiMedan magnet yang berinduksi diantara kitaTidak sebanding dengan momen cintakuPertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimumBagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampaCintaku lebih besar dari bilagan avogadroWalau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat apheliumAmplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatikuSeindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulihBagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatasEnergi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksiEnergi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gayaBahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingiHukum kekekalan cinta di antara kitaLihat hukum cinta kitaMomen cintaku tegak lurus dengan momen cintamuMenjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurnaDengan inersia tak terhinggaTakkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gayaInilah resultan momentum cinta kita



Nama : Fidhy Ayudia Putri
Kelas: X.5

Unknown mengatakan...

Puisi Fisika

Tegangan cintamu sebesar 100 ampere

Hambatan cintakita sebesar 90 volt

Walau cinta kita banyak terdapat gaya gesek

Cintamu padaku memiliki arah bagaikan Vektor

Gaya cintamu padaku sebesar 50 newton


Cinta kita memiliki frekuensi yang sama

Cinta kita selalu memiliki koefisien kinetik yang sangat besar

Gaya sentuh mu terhadapku sangatlah besar

Percepatan cintamu berbanding lurus dengan perasaanmu padaku

Periode bersamamu berlalu begitu cepat

Gravitasi cintamu selalu menariku terhadapmu

Nama: Inda haerunnisa
Kelas:X.5
NIS:4694

Unknown mengatakan...

PUISI CINTA ANAK FISIKA
Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2
Ah tak sebanding dengan momen cintaku...
Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro...
Walau jarak kita bagai matahari dan pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular
Yang tak terbatas...
Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku + -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat
Menandingi hukum kekekalan di antara kita
Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita...

Nama : ilfa Magfira
Kelas: x.1

Unknown mengatakan...

Malamku dengan fisika

Ku lihat penanggalan qomariah
karna malam ini adalah bulan purnama
ku coba fokuskan mata pada langit malam
tapi cahayanya hanya beberapa kandela
terhalang awan cumulus nimbus hitam

Di ruang 2 x 3 meter
yang diterangi sinar neon 40 watt
saat hipotalamusku tak bekerja aktif
elektron itu mengalir pada korteks serebrum
flasback pada memory waktu lampau

bayangan magnitudo impianku yang mulai berkurang
tereduksi oleh muatan keterbatasan
melewati titik nadir dalam hidup
hidup seperti roda yang berputar
kini, ku berada di bawah sumbu rotasi

bumi masih terus berotasi
apakah sudah tiba momentumnya
saat gaya itu mulai bekerja
dan hatiku dalam pengaruh medannya

karna evolusi bintang pasti terjadi
lahir bersinar dan akhirnya mati
jika aku diam saja disini
semua pasti tetap terus bergerak

Tapi jika tak ada resultan gaya yang bekerja padamu
akankah hukum Newton III masih berlaku
Ku hanya ingin iman ini stabil
meski ku harus meluruh sekalipun
kusadari radiasi ini menghitamkan hatiku
dan energi yang terbuang percuma

Jika ku harus kehilangan seluruh masa diamku
akankankah semua tetap berjalan pada lintasanNYA
karena ikhlas adalah 1 dibagi 0 dan hasilnya tak terhingga
cintaku hidupku matiku hanya untuk-NYA semata


Nama: Suci Ramadani
Nis:4191
Kls: XII MIPA 2

Nur Aulya mengatakan...

INDAHNYA BESARAN
terimah kasih besaran.
Keindahan besaran panjang (m) megerti jarak tempuhku di bumi ini.
Keindahan besaran massa dan berat masing" yang ada di bumi ini.
Keindahan besaran waktu (k) mangerti waktu ibadahku.
Keindahan kuat arus (A) menikmati adanya listrik.
Keindahan besaran suhu (T) menikmati hangatnya sinar matahari.
Keindahan besaran intensitas cahaya memahami daya aktivitasku diatas bumi ini.
Terima ksih besaran

NAMA:NUR AULYA
KELAS:X.2

Unknown mengatakan...

"Assalamu'alaikum wr wb"
PENGUKURAN
Ketika hitungan adanya satuan dan besaran
Ku berharap adanya satuan Internasional yang
Berlaku, tak mau yang lain jika memaksa harus di ubah pada daya jika itu satuan standar.

Rentang kendali pada panjang massa dan waktu
Melewati batasan suhu yang ekstrim
Mengalir mengikuti arus
Menerpa dalam kubangan partikel suatu zat

Disini ku bertahan mencoba melawan rintangan
Dalam dinamika kehidupan

Terfokus pada usaha yang kulakukan
Hingga tiap helaan nafas ini
Melebihi kecepatan cahaya
Sebab massa ini akan tetap

Hidup ini terus berputar
Seperti bumi yang berotasi
Seperti vektor yang menunjuk berbagai arah
Dengan resultan resultan nya

Hidup itu keras
Kita perlu berusaha
Hingga menelusuri jalan hidup
Yang dilakukan berulang ulang
Tapi semuanya tak akan berjalan
Apabila kita tidak peduli akan sangat pencipta(Allah SWT).


NAMA:A.RESKI AMALIA
KELAS:X.4
NIS:4651

"Wassalamu'alaikum wr wb"

Unknown mengatakan...

Tria Adriani
Kelas: XII MIPA 4
NIS : 4245

INDUKSI MAGNET dalam KITAB

Islam itu sempurna
Kitabnya bag solenoida
Penghantar yang membentuk banyak lilitan
Penghantar yang memberi banyak tuntunan
Hukum Ampere untuk Toroida dan Solenoida
Hukum Islam untuk hidupku
Induksi magnet di dalam solenoida arahnya menuju surga
Di luar dolenoida adalah nol
Pada titik berbeda
Induksi magnet pun berbeda
Namun, satu dalam solenoida
Rumus tuntunan hidup
Dimana u0 = 4π x 10-7
Tetap dan tak berubah
Bag salat 5x sehari.
Berbanding lurus dengan lilitan hidup
Berbanding lurus dengan arus keimanan
Berbanding terbalik dengan lama bernafas di muka bumi
Tuntunan tempat abadi
Komponen solenoida.

Unknown mengatakan...

NAMA : A. NABILA AHSAN
KELAS: XII MIPA 3
NIS : 4202


Perjalanan Menuju Lillah

Ya Allah… Ya Tuhanku
Aku hanyalah insan biasa
Hijrahku masih dibawah rata-rata
Iman nan akhlakku juga belum sempurna

Sedikit demi sedikit ku berikhtiar memperbaiki diri
Tuk bisa meraih ridho sang illahi
Dengan cara bersahaja
Namun dengan ketulusan hati yang mendalam

Perjalanan hijrah memang sulit digapai
Namun jalan menuju hijrah sangatlah indah
Walau hijrahku tak secerah Mentari
Dengan sorotan sinar illahi

Jangan pernah lelah tuk berjuang
Karena Allah azza wa jalla
Selaku menyemangati dengan hayya alal falaah
Bahwa jarak kemenangan
Berkisar antara kening dan sajadah

Riska Amelia kelas:X.4 mengatakan...

Terima Kasih Ya Allah

Keindahan Besaran Panjang (m), hamba-Mu mengerti jarak tempuhku berjalan di Bumi-Mu

Keindahan Besaran Massa (kg), hamba-MU mengerti massa dan berat masing-masing ciptaan-MU

Keindahan Besaran Waktu (K), hamba-Mu mengerti waktu Ibadahku untuk-Mu

Terima Kasih Ya Allah,

Keindahan Besaran Kuat Arus (A), hamba-Mu menikmati listrik ciptaan-Mu

Keindahan Besaran Suhu (T), hamba-MU menikmati hangatnya sinar matahari ciptaan-Mu

Keindahan Besaran IntensitasCahaya(Kandella), hamba-Mu memahami Intesitas Cahaya yang kami gunakan beraktivitas diatas bumi-Mu

Unknown mengatakan...

Nama:sabriana
Kelas:x.3
Nis:4635

Fisika dalam Cinta

Kurindu dirimu dalam angan
Setiaku temanimu seperti bulan
Luas cintaku melebihi lautan
Berharap jadi satu gumpalan awan

Jiwaku tenggelam sisakan bayang
Namun tegar pijakku bagai karang
Dan tak lekang oleh terpaan gelombang
Meski arus pasang datang menghadang

Air matamu bagai erosi di hatiku
Inginku sejukkanmu saat tingginya suhu
Walau keras hatimu seperti batu
Penantianku tak pernah membeku

Kuharap jiwa kita berdifusi
Dan cinta kita ber-rekombinasi
Haruskah tercipta daerah deplesi?
Karena kau tak lagi di sisi

Kuingin di antara kita ada interferensi
Jalinan cinta prinsip superposisi
Tanpa adanya peristiwa eksitasi
Tak beri harapan terjadi ionisasi

Guratan senyummu takkan terganti
Paras maya wajahmu sangat berarti
Meski bumi enggan ber-rotasi
Cinta ini akan tetap abadi

Unknown mengatakan...

Nama:Sabriana
Kelas:X.3
Nis:4635

Momentum cinta

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak yang jatuh di ruang hampa
Dilambangkan dengan alfa dalam sebuah sudut…

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai benda yang bertumbukan lenting sempurna…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku tak terpengaruh oleh kecepatan
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat
menandingi hukum kekekalan di antara kita

Listrik statis berbanding terbalik dengan listrik dinamis
Yang bergantung pada medium rambatnya lintasan
Bagai nada pada dawai dan pipa organa
Inilah hambatan listrik yang terjadi diantara kita...

Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
yang takkan tergoyahkan impuls ataupun momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita…

Aulia tabita mengatakan...

Nama: AULIA TABITA
Kelas : Xll MIPA 3
NIS: 4205
Doaku
Ya allah
Ketika aku mencintai seseorang, jadikan cinta itu seperti butiran embun pagi yang menyejukan wajahku
Sesejuk air mudhu, sehingga aku tak pernah lupa menyembah-Mu

Ketika aku mengagumi seseorang, jadikan orang itu panutan langkahku,
Agar ku tetap lurus berjalan di jalan-Mu

Dan ketika aku telah memiliki seseorang, jadikan dia teman sejati yang selalu ada, membimbing dan mengingatkanku tuk selalu bertakwa kepada-Mu

Berikan kami cahaya yang selalu menjadi pelita dalam diri kami
Sehingga kami tak akan tersesat, ketika berada di dunia yang serba memikat
Dan jadikan kami, orang-orang yang kelak
Menjadi penghuni surgamu yang abadi.

Surastri mengatakan...

Nama : Surastri
Kelas : XII MIPA 3
NIS : 4218

Thank You Allah

Ya Allah . . ,
Atas segala nikmatmu,aku bersyukur kepadaMu . . .
Atas segala rahmatmu,aku berlindung kepadaMu . . .
Kau ajarkan aku tuk bersabar,atas musibah yang menimpa . . .
Ajarkan aku tuk slalu bersyukur atas apa yang ada . . ,
Tanpa merasa kekurangan suatu apapun . . .

Ya Allah . . ,
Kau berikan nikmat hidup ini kepada kami . . .
Begitu banyaknya nikmat yang Kau berikan . . ,
Sehingga,kami tak mampu menghitungnya . . .
Dan kami mendapatkan rahmat dan karunia
Yang tak terhingga yang telah Kau berikan kepada kami . . .

Ya Allah . . ,
Dengan otak,kami bisa berfikir
Dengan mata,kami melihat indahnya dunia . . .
Dengan hidung,kami menghirup udara segar . . .
Dengan mulut,aku bisa berbicara saat ini . . .
Dengan telinga,kami mendengar suara nan merdu . . .
Dengan tangan,kami melakukan banyak hal . . .
Dengan kaki,kami berjalan dan melangkah . . .

Ya Allah . . ,
Sungguh berlipat ganda nikmat yang telah kau berikan pada kami
Terutama,nikmat terbesar yang sejak dahulu ada
Yaitu nikmat Iman dan Islam
Yang dimiliki kaum muslim dan muslimat
Thank You, Allah . . .

PUTIQ PRATAMA (XII MIPA 3) mengatakan...

Nama: Putiq Pratama
Kelas: XII MIPA 3
NIS: 4212


Permainan Hidup

Disini aku bertahan
Mencoba melawan rintangan
Dalam dinamika kehidupan

Terfokus pada cermin datar ini
Kulihat bayanganku sendiri
Terpisah oleh 2 dimensi
Berdiri statis tegak lurus
Akankah selamanya statis ?

Hidup ini terus berputar
seperti bumi yang berotasi
seperti vektor
yang menunjuk berbagai arah
dengan resultan-resultannya

Namun, apa kita bisa ?
Menerima hukum-hukum kehidupan
Menerima hukum-hukum alam
Layaknya kita
Menerima hukum-hukum Newton
Mencoba memahami arti
Dalam sebuah aplikasi
kehidupan sehari-hari

Hidup itu keras
perlu perjuangan
Hidup itu bak fluida dinamis
Mengalir mengikuti arus
Sesuai keinginannya

Maka itu ….
Kita perlu berusaha
Usaha yang diwujudkan dalam gerak
Gerak yang memerlukan energi
Energi dari sinar alpha , beta , ataupun gama
Yang memberi radiasi semangat
Tuk meraih titik atas
Ingatlah Asaz Black
Q Lepas = Q terima
Jika berusaha
Pasti kan meraih asa
Karena asa perlu logika
Tuk wujudkan delta kehidupan
Menuju skala kebahagiaan

Unknown mengatakan...

Nama : Rismayanti.T
Nis : 4214
Kelas : XII MIPA 3
SMAN 5 SOPPENG

SANG SURYA

Sang surya telah bersinar
Syahdat dua melingkar
Intensitas cahaya berseri
Membuat waktuku rela hati

Kami umatmu, umat semesta alam
Singsingkan lengan dalam ruang dan waktu
Teguhkan jihad fii sabilillah
Bersama tegakkan luasnya keadilan (m×m=m²)

Ya Allah Tuhan Rabbi-ku
Hanya keindahan besaranmu yang paling indah
Hanya keindahan satuanmu yang paling ampuh
Inilah hamba yang sedang memohon kepadamu

Hukum kekekalan energi tak dapat menandingi kekekalan cinta kita
Setiap momen cinta tegak lurus dalam momen
Takkan goyah cintaku padamu Tuhan
Inilah hambamu yang mencintai segala besaran dan satuanmu

Unknown mengatakan...

Nama:Nining Anggreni
Kelas:x.4
Nis:4662


Dipostingan ini saya akan berbagi tentang materi fisika yang dapat dijadikan puisi. Semoga bermanfaat …..
Fisika itu ibarat raksa
Gak punya rasa
Soal-soalnya gak bisa diterka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika

Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi
Tujuh warna
Dari optik ke Thermodinamika
Fluida hingga Tata surya

Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah kata yang sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yang gak mau bisa
Fisika itu selalu punya cara mudahbuat ngatasin hal sulit, itu kata kita
Yang harus dipercaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok roy surya

Fisika itu hati
Gak bisa bertahan sendiriperlu paru-paru dan Jantung di dada kiri
Serta gerak tangan dan kaki
JadiJangan cintai fisika sepenuh hati
Tapi sepenuh diri
Agar fisika gak basi

Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2Ah tak sebanding dengan momen cintaku…

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruanghampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…

Walau jarak kita bagai matahari dan Plutosaat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpagaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapatmenan




Wahyu mengatakan...

Nama:wahyu
Nis:4228
Kelas:XII.IA3

Archimedes dan Newton tak akan mengerti

Medan magnet yang berinduksi diantara kita

Tidak sebanding dengan momen cintaku

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku

Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum

Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa

Cintaku lebih besar dari bilagan avogadro

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku

Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih

Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi

Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi

Hukum kekekalan cinta di antara kita

Lihat hukum cinta kita

Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu

Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna

Dengan inersia tak terhingga

Takkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gaya

Inilah resultan momentum cinta kita

Unknown mengatakan...

Nama : Adelia Putri
Kelas : Xll Mipa 3
NIS : 4203


HIDUP

Disini aku bertahan
Mencoba melawan rintangan
Dalam dinamika kehidupan
Terfokus pada cermin datar ini
Kulihat bayanganku sendiri
Terpisah oleh 2 dimensi
Berdiri statis tegak lurus
Akankah selamanya statis ?
Hidup ini terus berputar
Seperti bumi yang berotasi
Seperti vektor
Yang menunjuk berbagai arah
Dengan resultan-resultannya
Namun, apa kita bisa ?
Menerima hukum-hukum kehidupan
Menerima hukum-hukum alam
Layaknya kita
Menerima hukum-hukum Newton
Mencoba memahami arti
Dalam sebuah aplikasi
Kehidupan sehari-hari

Unknow mengatakan...

NAMA:RASNA
NIS:4241
KELAS:XII.MIPA 4

LISTRIK DINAMIS

Seberapa kuat arus listrik yang engkau miliki
Waktu yang engkau perlukan
Dan jumlah muatan listrik yang berpindah
Untuk mendapatkan kuat arus listrik
Adakah hubunganmu dengan tegangan
Seperti dinyatakan oleh George Simon Ohm

Tapi jika ada Kuat Arus Listrik yang bekerja padamu
Akankah hukum Ohm masih berlaku
Kuhanya ingin iman ini stabil
Akankah seperti medan magnet yang saling menolak dengan kenyataan hidup
Tidakkah ada hambatan yang dilaluinya
Seperti jembatan Whestone
Yang tidak dapat dikerjakan secara seri maupun parallel

Namun seberapa besar ars dan hambatan yang ia miliki
Bukan berarti kita tak mampu menantangnya

Anonim mengatakan...

NAMA:FIAN AFRILLA
KELAS:XII.MIA.3
NIS:4222

Fisika itu ibarat raksa
Gak punya rasa
Soal-soalnya gak bisa diterka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika

Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi
Tujuh warna
Dari optik ke Thermodinamika
Fluida hingga Tata surya

Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah kata yang sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yang gak mau bisa
Fisika itu selalu punya cara mudahbuat ngatasin hal sulit, itu kata kita
Yang harus dipercaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok roy surya
Eh.. Suryo ya???Maklum orang sunda
Belum pernah ke Surabaya. haha

Fisika itu hati
Gak bisa bertahan sendiriperlu paru-paru dan Jantung di dada kiri
Serta gerak tangan dan kaki
JadiJangan cintai fisika sepenuh hati
Tapi sepenuh diri
Agar fisika gak basi

Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2Ah tak sebanding dengan momen cintaku…

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruanghampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…

Walau jarak kita bagai matahari dan Plutosaat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpagaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapatmenandingi hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita….

Unknown mengatakan...

NAMA : MUH. SYAIFULLAH ASNAWIR
NIS : 4225
KELAS : XII.MIPA.3

CAHAYA KEBENARAN
Ya Rasulullah
Engkaulah cahaya penerang
Ditengah kegelapan zaman
Yang selalu tegar dalam segala cobaan
Pembawa kebenaran dalam seribu kebaikan


Ya Rasulullah
Engkau bagai lentera
Yang selalu hadir di kegelapan malam
Ucapanmu laksana nada indah
Yang memberikan kedamaian hati


Ya Rasulullah
Engkaulah pemimpin kami
Yang selalu memberikan jalan kebenaran
Sabdamu adalah doa
Yang selalu di dengar sang Maha Kuasa


Ya Rasulullah
Engakau Laksana embun penyejuk
Di tengah Kekeringan
Syafaatmu adalah harapan kami
Penentu kehidupan hakiki

Dinda mengatakan...

Nama Rosdinda
Kelas XII MIPA 3
NIS 4215


BAHASA CINTA ILMUWAN
Ku terkena radiasi cintaKu terkena ranjau asmaraBagaimana aku bisa lepas dari embrio cinta iniIngin lepas tapi terus tertarik gravitasi cinta iniHati terus bertahan dalam argumennya,bahwa ini cintaIngin ku kudeta hati ini agar bisa malupakannyaAku terlalu banyak terimidasi cintaKalau bisa ingin ku resaffle hati ini dengan namanya cintaTapi aku sadar cinta adalah injeksi ilmiahYang tidak bisa di bahas oleh rasio manusiaMungkin aku akan mendegaradasi rasa trauma terahadap cintaAkan ku masukan serum kasih sayangAgar bisa tahu yang nama nya partikel terkecil cinta

Unknown mengatakan...

Nama : NURFADILLAH
Kelas : XII MIPA 3
NIS : 4210
SMAN 5 SOPPENG

-Penyejuk Hati-

Al Qur'an..
Kaulah penyejuk hati
Saat hatiku gelisah kau ada
Dan kau yang membuat hatiku tenang
Jiwa ini terasa sejuk saat mendengarkan
Lantunan ayatmu

Kaulah pedoman hidup
Petunjuk jalan yang lurus
Penerang jalan menuju kebahagiaan
Penenang dan penyejuk hati

Tak lupa aku selalu melantunkan
Ayat ayat mu
Kubaca setiap lembar kertasmu
Membuat hatiku tenang
Menyejukkan hatiku

Unknown mengatakan...

Malamku dengan fisika

Ku lihat penanggalan qomariah
karna malam ini adalah bulan purnama
ku coba fokuskan mata pada langit malam
tapi cahayanya hanya beberapa kandela
terhalang awan cumulus nimbus hitam

Di ruang 2 x 3 meter
yang diterangi sinar neon 40 watt
saat hipotalamusku tak bekerja aktif
elektron itu mengalir pada korteks serebrum
flasback pada memory waktu lampau

bayangan magnitudo impianku yang mulai berkurang
tereduksi oleh muatan keterbatasan
melewati titik nadir dalam hidup
hidup seperti roda yang berputar
kini, ku berada di bawah sumbu rotasi

bumi masih terus berotasi
apakah sudah tiba momentumnya
saat gaya itu mulai bekerja
dan hatiku dalam pengaruh medannya

karna evolusi bintang pasti terjadi
lahir bersinar dan akhirnya mati
jika aku diam saja disini
semua pasti tetap terus bergerak

Tapi jika tak ada resultan gaya yang bekerja padamu
akankah hukum Newton III masih berlaku
Ku hanya ingin iman ini stabil
meski ku harus meluruh sekalipun
kusadari radiasi ini menghitamkan hatiku
dan energi yang terbuang percuma

Jika ku harus kehilangan seluruh masa diamku
akankankah semua tetap berjalan pada lintasanNYA
karena ikhlas adalah 1 dibagi 0 dan hasilnya tak terhingga
cintaku hidupku matiku hanya untuk-NYA semata

Haerunnisa
XII Mipa 4
4234

Unknown mengatakan...

Nama: Husna Awwalyah
Kelas: XII MIPA 3
NIS:4208



TUHAN, MAAF, KAMI MASIH KOTOR

Tuhan, maaf, hatiku masih kotor
Takwaku sering longsor
Imanku masih pengkor
Syukurku sering ngeloyor
Ikhlasku masih bocor
Jiwaku masih kopyor
Angkuhku bongsor
Kalo doa kaya orator
Padahal ibadah jarang setor
Menilai sesama kayak auditor
Sedangkan diri sendiri tak pernah dimonitor
Dalam kebaikan jadi pengekor
Dalam kejelekan jadi pelopor
Maafin Tuhan, ternyata kami masih kotor

Unknown mengatakan...


Nama: Wulan Amalia
NIS:4247
Kelas: XII. MIPA 4

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

ARUS dan MEDAN
Gaya Lorentz ibarat tujuan hidup
Terjadi akibat interaksi manusia dengan Allah SWT.
Dengan muatan listrik yang bergerak
Dengan 1001 arus usaha
Terjadi dalam penghantar dalam medan bulat ini
Setumpuk usaha dalam medan
Selalu ada arah dalam medan kita ini
Selalu Allah SWT tunjukkan. Ia sabdakan:
“Anzuru.. ma.. za.. fissama..wa..ti walard’”
“perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi”
Lihat arah tujuan hidup
Dengan kaidah tangan kanan kedua
Saat tangan kanan terbuka
Bag kesempatan yang datang
Ibu jari menuntun menuju arus usaha
Empat jari menuju medan
Satu arah terlihat
Ialah Gaya Lorentz. Tujuan hidup. Cita-cita.
Sekian,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Unknown mengatakan...

Nama: Karnila
Kelas: XII MIPA 4

FISIKA DI HATIKU
Fisika… itu menghitung seperti mencari kebenaran
Iqrar nurani dalam perjalanan panjang hidup
Suhuh bergejolak dalam semangat menuntut ilmu
Inilah sebuah molaritas perjuangan
Karena kita bukti nyata seorang pengejar kebenaran
Arus yang kuat, bukan berarti kita tak mampu menantangnya

Dalam hati sudah kuiqrarkan
Intensitas cahaya dalam pengorbananku

Hati dalam momentum kegelisahan ini
Akankah seperti medan magnet yang terus saling menolak dengan kenyataan hidup
Tidakkah ada resultan gaya di dalamnya?
Inikah ras beratnya cobaan?
Kutetap tegar, karena jenis zat yang hebat dari Sang Pencipta
Untukku perjuanganku,
Dan akan kubagi keindahannya denganmu.

Unknown mengatakan...

ADELIA FARADILLA
XII MIPA 4
4230


SETUMPUK ARUS dan MEDAN

Gaya Lorentz ibarat tujuan hidup
Terjadi akibat interaksi manusia dengan Allah SWT.
Dengan muatan listrik yang bergerak
Dengan 1001 arus usaha

Terjadi dalam penghantar dalam medan bulat ini
Setumpuk usaha dalam medan
Selalu ada arah dalam medan kita ini
Selalu Allah SWT tunjukkan. Ia sabdakan:
“Anzuru.. ma.. za.. fissama..wa..ti walard’”
“perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi”

Lihat arah tujuan hidup
Dengan kaidah tangan kanan kedua
Saat tangan kanan terbuka
Bagi kesempatan yang datang
Ibu jari menuntun menuju arus usaha
Empat jari menuju medan
Satu arah terlihat
Ialah Gaya Lorentz. Tujuan hidup. Cita-cita

Daun Ungu Syifa Original mengatakan...

Nama : Arjun
Kelas : X.2
Nis : 4607

Pengukuran,besaran,dan satuan

Getar-getar rasa...,
tak terukur sekalanya...,
Jumlah zat rasa itu...,
memenuhi volume ruang hati ku...,

Guncangan-guncangan ini..,
tak terukur oleh seismograf..,
Tekanan rasa itu...,
tak terukur oleh pascal..,

Panjang rasa ini..,
tak terukur oleh satuan panjang...,
Intensitas cahaya rasa ini...,
jauh lebih, dari kelajuan hati...,

Waktu berlalu...,
dalam satuan panjang..,
Tubuh bergetar..,
teraliri kuat arus cinta yang besar...

Unknown mengatakan...

AHMAD MUFLHIZAR
XII MIPA 4
4251


Archimedes dan Newton tak akan mengerti

Medan magnet yang berinduksi diantara kita

Tidak sebanding dengan momen cintaku

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku

Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum

Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa

Cintaku lebih besar dari bilagan avogadro

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku

Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih

Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi

Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi

Hukum kekekalan cinta di antara kita

Lihat hukum cinta kita

Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu

Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna

Dengan inersia tak terhingga

Takkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gaya

Inilah resultan momentum cinta kita

Unknown mengatakan...

ADELIA FARADILLA
XII MIPA 4
4230

AL-QUR’AN KOMPAS ISLAM

Ka’bah pusat bumi yang bercahaya
Salat tiang penyangga hidup
Adzan bunyi paling merdu
Al-Qur’an kompas perjalanan kita

Hans Christian Oersted berkata,
“Jarum kompas menyimpang oleh arus listrik”
Kompas Islam takkan menyimpang
Hanya ketidaktelitian pembaca kompas

Kompas alam ciptaan Allah
Benda bulat penetes peluh
Menggantung tinggi di angkasa
Petunjuk perjalanan manusia
Cahaya dan rahmat

Wahudang warahmatunglil mu’mini..n
Telah Allah sabdakan dalam Yunus (57)

Di seluruh titik muka bumi
Kompas selalu menuntun ke utara
Entah pemilik kompas percaya
Entah ia akan mengikuti tuntunan itu

Namun saat ia menyimpang 30o
Utara akan jauh darinya
Utaralah surga kita
Surga muslimin dan muslimat

NovitasariBasri mengatakan...

Nama : Novitasari Basri
Kelas : XII MIPA 4
NIS : 4237



Besarnya kuasa Allah

Ada banyak hal di dunia ini
Yang diciptakan oleh Allah
Dengan teratur
Tanpa ada yang bisa mengaturnya
Selain diri-Nya

Pergantian siang dan malam
Dan segala pembendaan dilangit dan dibumi
Sebagai pembuktian...
Akan kebesaran dan kemahakuasaan-Nya
Atas segala sesuatu

Adanya listrik magnet dan relativitas
Diciptakan sesuai dengan al-Qur'an
Sehingga kita...
Dapat memahami dan mengerti
Begitu besar kuasa Allah

Besarnya kuasa Allah
Menciptakan kita semua
Dengan sebaik-baiknya
Agar kita bersyukur
Dan senantiasa mengingat-Nya
Dalam setiap waktu dihidup kita

Unknown mengatakan...

RISNAWATI
XII MIPA 4

Fisika itu ibarat raksa
Gak punya rasa
Soal-soalnya gak bisa diterka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika

Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi
Tujuh warna
Dari optik ke Thermodinamika
Fluida hingga Tata surya

Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah kata yang sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yang gak mau bisa
Fisika itu selalu punya cara mudahbuat ngatasin hal sulit, itu kata kita
Yang harus dipercaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok roy surya

Fisika itu hati
Gak bisa bertahan sendiriperlu paru-paru dan Jantung di dada kiri
Serta gerak tangan dan kaki
JadiJangan cintai fisika sepenuh hati
Tapi sepenuh diri
Agar fisika gak basi

Unknown mengatakan...

Saya belajar fisika di mulai dari materi pengukuran dalam kegiatan kerja ilmiah.saya mukai belajar mengenal macam-macamalat ukur, besaran, satuan,dan dimensi.dan saya ketahui, besaran terbagi menjadi dua kelompok yaitu besaran pokok dan besaran turunan.besaran sendiri merupakan sesuatu yang akan di ukur.
Sedangkan besaran pokok merupakan besaran dasar yang satuannya sudah ditetapkan dan besaran turunan merupakan besaran yang satuannya tersusun dari beberapa satuan besaran pokok.dan dilanjutkan dengan satuan.satuan merupakan ukuran yang mebjadi awal dari suatu besaran dan dimensi merupakan cara suatu besaran turunan di susun berdasarkan besaran pokoknya.
Pada hari Selasa 10 Agustus 2021,saya mulai mempelajari cara mengukur,fungsi bagian, komponen komponen yang terdapat pada jangka Sorong dan mikrometer sekrup kemudian saya lanjut mempelajari aliran angka penting dan rotasi ilmiah.saya mylai belajar cara mengukur luas permukaan tutup botol yang dapat di cari dengan cara luas=1/4πd², kemudian ditentukan jumlah angka pentingnya yaitu tiga angka penting

Unknown mengatakan...

Nama : Siti Magfirah
Kelas : XII MIPA 4

Fisika hati bercerita

Kerak cinta dari hati,
Seolah mereka enggan untuk berpaling
Dari gaya magnet dunia yang begitu kuat menggulung iman dalam hati
Bahkan dengan lensa cembung cekung yang Engkau ciptakan, hati ini begitu sulit melihat, untuk meniti cahaya dari-Mu.

Sekiranya waktu menuntun pada kecepatan kami mendekati-Mu
Tak peduli berapa besar jarak antara Engkau dan kami, Hamba-Mu
Hingga kami mampu menjalani kumparan primer dan sekunder di dunia

Kami sadar, bukan mata yang buta,  tetapi hati kami yang di dalam dada
Hati yang tidak memperhatikan ayat kauliyah dan kauniyah-Mu
Hati yang kadang sibuk dengan rumus-rumus dunia
Hati yang tersandung pada kumparan dengan sekian lilitan
Hati yang abu-abu akan rumus menuju syurga-Mu

Wahai engkau yang maha membolak-balikkan hati
Sekiranya saja rangkaian huru-hara dunia ini mematikan kami
Ajarkanlah hati ini untuk bereaktansi
Hingga mampu bertahan dari ketidak tetapan hati ini
Menuju iman yang hakiki di hadapan-Mu

Putri yuniar fadilah mengatakan...

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Gelombang dan Getaran

Dingin mulai menusuk
Pikiran kacau, berkecamuk
Tahta hati pun mulai terusik
Frekuensi baru melirik

Pancaran gelombang diberikan
Bersujud malam kepada Tuhan
Menuangkan segala isi hati
Memanggil frekuensi alami

Frekuensi yang baru sejalan di langit biru
Mulai terasa ada yang baru
Guncangan baru mulai terasa
Frekuensi alami datang dengan sengaja
Jalan menjadi berbeda

Resonansi pun terjadi
Aku dan kamu, bukan lagi kita
Getaran dan gelombang terkadang memberikan hikmah
Memberikan arah yang benar dan menjauhkan arah yang salah

Sekian,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama: Putri Yuniar Fadilah
Kelas: XII MIPA 4
NIS :4240

Unknown mengatakan...

Fisika Mengenang

Akal melaju
Nurani menggertak
Saat torsi menuntut
Dalam kesetimbangan rotasi
Dengan sudut-sudut membisu
Akalku beku
Dipanaskan nurani
Pada titik didih sang Fahrenheit
Menggapai titik beku sang Kelvin
Aku terdiam
Pada momen inersia
Yang mengajarkan kelembaman
Sambil menatap reaksi
Sebagai keniscayaan
Dalam selasar aksi
Perjalananku masih terasa
Terasa panjang dalam rajah pena
Dengan waktu dan kecepatan
Sebagai ukuran masa
Tenggelam dalam jarak tanpa batasan
Tubuhku menderu dalam rasa
Meleleh bersama kenangan
Harapkan sebongkah kalor
Membawa perubahan
Cerita ini belum usai
Membisik uraian air mata
Yang menyerukan rindu
Pada ketakutan
Di bawah tatapan bengis
Rumus-rumus kehidupan
Biar kusudahi saja
Gelombang rasa yang berseteru
Bertemu tuk berpadu
Dalam interferensi amatir
Berjalan tanpa ikatan
Bebas tanpa desakan
Menikmati senyum simpul
Dari sumber getar kerinduan
Yang menyusut bersama senja
Pulang membawa kenangan
Tentang cerita lama
Yang belum dikhatamkan

Nama :Andi syulfirah
Kelas:XII mipa 4
Nis :4232

Ananda Dwi mengatakan...

Nama : Ananda Dwi Lestari
Kelas : XII MIPA 1
Nis : 4148

KEBESARAN-MU

Diriku bukanlah orang yang sempurna
bukn juga orang yang ingin sempurna
Aku hanya ingin menjadi orang yang bisa mengakui kesempurnaan-Mu
Aku takut dengan-Mu
Aku takut dengan kebesaran-Mu
Aku takut membuat-Mu marah
aku takut membuat-Mu murkah karena tingkahku

Hidup itu keras
perlu perjuangan
Hidup itu bak fluida dinamis
Mengalir mengikuti arus
Sesuai keinginannya

Yaa Allah. Berilah aku ketabahan
Ketabahan menjalani hidup
Hidup yang telah ditakdirkan untukku
Hidup yang tak pernah ku ketahui akhirnya nanti

Menurut Asaz Black
Q Lepas = Q terima
Jika berusaha
Pasti kan meraih asa
Karena asa perlu logika
Tuk wujudkan delta kehidupan
Menuju skala kebahagiaan

Nurul miftah mengatakan...

*NURUL MIFTAH*
*XII MIPA 2*
*4185*

Rindu Bak Fisika


Ku tak pernah lagi melihat bayangmu
Mungkinkah kau berada di titik fokus
Layaknya dunia penuh lensa
Oh, ku merindukanmu…

Ku tak pernah lagi mendengar suaramu
Mungkinkah frekuensi hatimu menjauh
Layaknya efek doppler
Oh, ku merindukanmu…

Waktu pun bergerak di sekitarku
1 detik kah? 100 tahun kah?
Entahlah bahkan relativitas Einstein pun
Tak bisa menjelaskannya…

Kasih, dimanapun kau berada
Di ujung galaksi andromeda pun
Ketauhilah magnitudo hatiku
Akan menuntunmu padaku

Unknown mengatakan...

MomentumCinta Untuk Allah

Ketika malam gelap temani sepi
Secercah foton enggan menghampiri
Gelombang nada tiada menemani
Untung saja masih ada bintang yang bersinar terang
Menyinari seluruh kegelapan malam
Bersama bintang, ku saksikan betapa Indahnya ciptaan-Mu, Ya Allah...

Dari lisan ini kan ku ucapkan Ya Allah, Ya Rahman
Dari lima jemari kan selalu ku tuliskan Subhanallah
Rasa syukur yang akan terus mengalir bagai air di fluida hatiku
Karena rasa takjub atas segala ciptaan-Mu

Ya Allah, Ya Rahim
Kau adalah konstanta dalam kehidupan
Cintaku untuk-Mu bagaikan getaran sempurna
Yang memiliki frekuensi maksimal tanpa ujung,
dan periode sepanjang hayat, sampai ku mati
Kan kujadikan cintaku kepada-Mu menjadi lentingan yang sempurna

Ya Allah, Ya Ghaffaar
Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku tak terpengaruh oleh kecepatan
Karena cintaku pada-Mu mampu mematahkan ½ mv2
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menjelaskannya
Cinta ini takkan pernah bertepi
Seperti osilator harmonik tanpa terhenti
Semua rapi tersusun dalam hati
Bagai kristal tak cacat kisi
Karena cinta ini tak terhingga
Seperti luas alam semesta

Ya Allah, Ya Quddus
Saat kurasakan getaran cinta
Dengan kecepatan melebihi cahaya
Potensial tangga tak berdaya meluruhkannya
Mungkin ini hanya imajinasi hampa
Namun, kuyakini bahwa Allah SWT selalu ada dihati hamba-Nya yang beriman
Ada di hati bukan karena gravitasi, tapi karena cinta abadi untuk seluruh makhluk ciptaan-Nya
Cinta yang lebih besar baripada kosntanta planck
Archimedes pun takkan sanggup membuat rumus yang sebanding dengan besarnya cinta Allah kepada hamba-Nya

Ya Allah, Ya Razzaaq
Suatu hari aku pergi ke dunia mimpi,
ke dunia dimana ku akan tertidur selamanya
Tertidur di pangkuan sang ilahi
Kutinggalkan semua cerita pada sebuah blackhole
Namun, tetap kubawa cintaku pada-Mu bersamaku,
di dalam hati….

Ya Allah, Ya Malik
Dari ratusan rumus fisika yang ada
Dari ribuan besaran fisika yang ada
Dari jutaan temuan ahli yang luar biasa
Tak akan ada yang mampu,
Mampu mengalahkan kekuatan “Kunfayakun”
Begitupun dengan kekuatan cintaku pada-Mu
Dari kekuatan daya listrik yang menyetrum
Tak akan ada yang mampu menggetarkan hati
Layaknya getaran hati ketika mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an
Ya Allah ….
Meskipun, Listrik statis berbanding terbalik dengan listrik dinamis
Yang bergantung pada medium rambatnya lintasan
Semua itu tak akan memberikan hambatan,
Hambatan antara cintaku kepada-Mu, Ya Allah ….

Unknown mengatakan...

Abid Mahfudz
XII MIPA 4
4249
MomentumCinta Untuk Allah

Ketika malam gelap temani sepi
Secercah foton enggan menghampiri
Gelombang nada tiada menemani
Untung saja masih ada bintang yang bersinar terang
Menyinari seluruh kegelapan malam
Bersama bintang, ku saksikan betapa Indahnya ciptaan-Mu, Ya Allah...

Dari lisan ini kan ku ucapkan Ya Allah, Ya Rahman
Dari lima jemari kan selalu ku tuliskan Subhanallah
Rasa syukur yang akan terus mengalir bagai air di fluida hatiku
Karena rasa takjub atas segala ciptaan-Mu

Ya Allah, Ya Rahim
Kau adalah konstanta dalam kehidupan
Cintaku untuk-Mu bagaikan getaran sempurna
Yang memiliki frekuensi maksimal tanpa ujung,
dan periode sepanjang hayat, sampai ku mati
Kan kujadikan cintaku kepada-Mu menjadi lentingan yang sempurna

Ya Allah, Ya Ghaffaar
Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku tak terpengaruh oleh kecepatan
Karena cintaku pada-Mu mampu mematahkan ½ mv2
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menjelaskannya
Cinta ini takkan pernah bertepi
Seperti osilator harmonik tanpa terhenti
Semua rapi tersusun dalam hati
Bagai kristal tak cacat kisi
Karena cinta ini tak terhingga
Seperti luas alam semesta

Ya Allah, Ya Quddus
Saat kurasakan getaran cinta
Dengan kecepatan melebihi cahaya
Potensial tangga tak berdaya meluruhkannya
Mungkin ini hanya imajinasi hampa
Namun, kuyakini bahwa Allah SWT selalu ada dihati hamba-Nya yang beriman
Ada di hati bukan karena gravitasi, tapi karena cinta abadi untuk seluruh makhluk ciptaan-Nya
Cinta yang lebih besar baripada kosntanta planck
Archimedes pun takkan sanggup membuat rumus yang sebanding dengan besarnya cinta Allah kepada hamba-Nya

Ya Allah, Ya Razzaaq
Suatu hari aku pergi ke dunia mimpi,
ke dunia dimana ku akan tertidur selamanya
Tertidur di pangkuan sang ilahi
Kutinggalkan semua cerita pada sebuah blackhole
Namun, tetap kubawa cintaku pada-Mu bersamaku,
di dalam hati….

Ya Allah, Ya Malik
Dari ratusan rumus fisika yang ada
Dari ribuan besaran fisika yang ada
Dari jutaan temuan ahli yang luar biasa
Tak akan ada yang mampu,
Mampu mengalahkan kekuatan “Kunfayakun”
Begitupun dengan kekuatan cintaku pada-Mu
Dari kekuatan daya listrik yang menyetrum
Tak akan ada yang mampu menggetarkan hati
Layaknya getaran hati ketika mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an
Ya Allah ….
Meskipun, Listrik statis berbanding terbalik dengan listrik dinamis
Yang bergantung pada medium rambatnya lintasan
Semua itu tak akan memberikan hambatan,
Hambatan antara cintaku kepada-Mu, Ya Allah ….

Randa Wulandari mengatakan...

Nama : Randa Wulandari
Nis : 4213
Kelas : XII MIPA 3
SMAN 5 SOPPENG

PUISI CINTA FISIKA

Archimedes dan Newton tak akan mengertiMedan magnet yang berinduksi diantara kitaTidak sebanding dengan momen cintakuPertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimumBagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampaCintaku lebih besar dari bilagan avogadroWalau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat apheliumAmplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatikuSeindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulihBagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatasEnergi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksiEnergi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gayaBahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingiHukum kekekalan cinta di antara kitaLihat hukum cinta kitaMomen cintaku tegak lurus dengan momen cintamuMenjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurnaDengan inersia tak terhinggaTakkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gayaInilah resultan momentum cinta kita

Putri ramadani mengatakan...

Nama: Putri ramadani
Kelas: XII. Mipa 2
Nis:4188

PUISI CINTA FISIKA

Archimedes dan Newton tak akan mengerti Medan magnet yang berinduksi diantara kita Tidak sebanding dengan momen cintaku Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa Cintaku lebih besar dari bilagan avogadro Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi Hukum kekekalan cinta di antara kita Lihat hukum cinta kita Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna Dengan inersia tak terhingga Takkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gaya Inilah resultan momentum cinta kita

A.alya chaerunisa mengatakan...

A.ALYA CHAERUNISA
XII MIPA 2
4174

LISTRIK DINAMIS

Bumi masih terus berotasi
Apakah masih ada arus listrik yang bekerja?
Haruskah jumlah muatan listrik dan waktu saling membantu?
Apakah penampang yang lebih besar lebih mudah engkau lalui?

Tidak adakah hambatan di dalamnya?
Namun kuhanya ingin setiap zat memiliki nilainya
Inilah sebuah molaritas perjuangan
Kutetap ikhlas, karena ikhlas adalah 1 dibagi nol hasilnya tak terhingga

Nurul Hidayah mengatakan...

NAMA :NURUL HIDAYAH
KELAS :XII MIPA 2
NIS :4184

*Cintaku Padamu, oh Fisika…*

Malam gelap temani sepi
Secercah foton enggan menghampiri
Gelombang nada tiada menemani
Saat intuisi hanyalah ekspektasi
Saat kurasakan getaran cinta
Dengan kecepatan melebihi cahaya
Potensial tangga tak berdaya meluruhkannya
Mungkin ini hanya imajinasi hampa
Dunia kita ialah relativistik
Tampuk tahta bukan mekanika klasik
Tapi cintaku ini tetap deterministik
Dengan kesucian tanpa hukum probabilistik
Walau cinta ini tak bersambut
Walau luka ini sisakan takut
Namun nuraniku senantiasa terpaut
Layaknya katrol pesawat Atwood
Cinta ini takkan pernah bertepi
Seperti osilator harmonik tanpa terhenti
Semua rapi tersusun dalam hati
Bagai kristal tak cacat kisi
Akankah cinta ini kembali?
Menatap bayang indah rajutan mimpi
Ataukah khayal tetap berdiri?
Merusak angan dengan radiasi tinggi

Unknown mengatakan...

Gelombang Menenggelamkan Petang
Ketika petang kau datang, membawa kisah masa lalu yang dikemas dalam rindu. Kita tidak pernah janjian sebelumnya, tapi karena telah dipertemukan waktu.

Ketika petang kau datang, seiring air laut pasang. Tak sedikitpun takut terbentur batu karang. Waktunya kau pulang dibawa gelombang.

Ketika petang kau datang, hanya bayang. Bukan siapa-siapa hanyalah penunggu petang yang mengabarkan daratan bakal diterjang gelombang. Tak ada yang percaya, karena mereka dibuat bimbang. Tetapi, kuasa Allah sangatlah besar.

Ketika petang kau datang, tak ada ucapan hanya memandang. Ombak dengan keras mengikis karang. Tinggi gelombang menjulang. Hingga langit kehilangan terang. Gelombang telah menenggelamkan petang.

Nama : Suci
Nis : 4244
Kelas: XII Mipa 4

fm mengatakan...

ILMU YANG INDAH

Kami belajar dari pengukuran
Bahwa dunia yang sekarang kami lihat sangat besar sampai belum bisa diukur oleh siapapun
Dari Fisika kami belajar bahwa keindahan ilmu pengetahuan sangatlah luas

MasyaAllah
Tak henti-hentinya Saya mengucapkan rasa kagum akan keindahan ilmu Alam
Fisika menjadi bukti
Bukti dari besarnya kekuasaan Allah SWT.


Bersyukur senantiasa Saya lakukan
Karena Fisika, saya bisa menyadari hal-hal yang luas
Terimakasih untuk Fisika
Ilum Alam yang Indah, yang membuat saya semakin yakin bahwa Kursi Allah itu Luas


FEBRIANDINI MAGVIRAH (4233)
XII MIPA 4

Unknown mengatakan...

*NUR SAFIKA PUTRI*
*KELAS: XII MIPA 2*
*NIS: 4183*

PERJALANAN HIDUP

Disini aku bertahan mencoba melawan rintangan
Dalam dinamika kehidupan
Terfokus pada cermin datar
Melihat bayangku sendiri
Terpisah oleh dua dimensi
Berdiri statis tegak lurus
Akankah selamanya statis?

Hidup ini terus berputar
Seperti bumi yang berotasi seperti vektor
Yang menunjuk berbagai arah dengan resultan resultannya
Namun apakah kita bisa
Menerima hukum hukum kehidupan
Menerima hukum hukum alam
Layaknya kita menerima hukum hukum Newton
Mencoba memahami arti dalam sebuah aplikasi kehidupan sehari-hari

Hidup itu keras
Perlu perjuangan
Hidup itu bak fluida dinamis
Mengalir mengikuti arus
Sesuai keinginannya

Amka itu kita perlu berusaha
Dimana usaha mewujudkan
Dalam gerak memerlukan energi
Energi dari sinar apha, Beta dan gamma
Yang memberikan radiasi semangat tuk merai titik atas

Ingatlah asaz black
Qlepas= Qterima
Jika berusaha pasti akan meraih asa
Karena asa perlu logika
Untuk mewujudkan delta kehidupan
Menuju skala kebahagiaan

Aurelia Aqila mengatakan...

Nama : Aurelia Aqila
Kelas : XII MIPA 2
NIS : 4178

Hukum 1 Newton

Aku yang diam
Aku yang gerak konstan
Tak ada bedanya
Sama saja

Tak ada percepatan
Diam atau bergerak
dengan ketenangan

Apakah tidak ada gaya?
Ada dia kemungkinan
Tidak ada, atau
seimbang selamanya

Selamanya
Sampai waktu tertinggi

Unknown mengatakan...

NURHIKMAH
XII MIPA 2
4182



Fisika dunia akhirat


Tetaplah diriku elektron
Di balik cermin tebal
Di ruang sepi
Seribu cerita akan ku dapati
Segudang manfaat akan ku raih
Untuk ummat manusia sepanjang sejarah

Ajaklah diriku pada urusan masjid
Demi air wudhu yang bersih
Lantai yang nyaman
Bangunan yang kuat
Lingkungan yang serasi

Jadikan ilmu yang kau dapatkan
Untuk memperdekatkan dirimu ke hadapannya
Saat suka maupun duka
Diamanapun dirimu berada
Demi keridhaannya
Dunia juga akhirat

Andini mengatakan...

Nama : ANDINI
Kelas: XII MIPA.3
Nis : 4204

FISDA
Aku merasa gelombang stasioner merambat ke ulu hatiku
Getaran demi getaran terasakan
Ku tatap bening indah lensa mata yang terukir di wajahmu
Dekat dan semakin dekat bagaikan dua kutub (+ & -) yang menyatu
Sungguh gaya yang sejajar dengan beratnya

Bumi berputar pada porosnya
Seolah berhenti bak patung terbakar aliran listrik yang membara
Oh ilmu sungguh kau menggugat jiwa

Bahkan cahaya mentari pun basi
Bukan hanya terlambat 8 menit,cahaya yang kita lihat itu
Cuma sisa sinar gamma,lahir sejuta tahun yang lalu

Oh,pencipta matahari,hanya engkau kekasih abadiku
Kekasihku kemarin,hari ini dan besok
Aku laut,jadi kubiarkan ombak-ombak kecil menari di hatiku
Aku langit,jadi biarkan awan-awan menyanyi di dadaku
Aku bumi,jadi kubiarkan bunga-bunga tumbuh di atmaku
Aku mentari,kelak kembali ke waktu sebelum nol
Aku fana,kelak kembalik ke singularitas sebelum bing bang

Hi,bukankah entropi masih bercerita tentang masa?
Jadi biarkan saja ombak,awan dan bunga itu
Toh suatu saat mereka tiada
Suatu hari aku pergi ke dunia mimpi
Kutinggalkan semua cerita pada sebuah blackhole
Dan berharap tidak ada radiasi Hawking
Agar tak secuil bait pun keluar lagi
Sebab rindu tak tertebus dengan puisi

Oh fisdaku (FISika DASar Kinematika Umum)
Makin kukejar makin menjauh
Karena dikau GLBB daku GLB
Makin kurengguh makin merontak
Karena dikau gas sejati daku gas ideal
Makin kusayang makian yang daku terima

Karena centripetal daku centripugal
Akhirnya dikau jauh terlepas dan terbebas
Karena koefisien gesek daku nol,yang mengakibatkan
Daku jatuh bangun tergelincir tanpa dapat menggapaimu
Ohhh nasiiib......

Elya Emilia mengatakan...

(Elya Emilia XII MIPA 1)

*Fisika dan Alam*

Fisika...
Ilmu yang dihadirkan oleh alam
Ditakdirkan oleh Tuhan
Dan diteliti oleh manusia

Pergantian langit dan bumi
Silih bergantinya malam dan siang
Suatu tanda Tuhan menciptakan alam
Dengan bentuk yang sempurna

Fisika...
Ibaratkan jalan ibadah kepada Tuhan
Meneliti rahasia penciptaan ruang dan benda
Menyelidiki rahasia penciptaan siang dan malam

Alam ibaratkan ayat-ayat Tuhan
Yang diteliti untuk menemukan petunjuk
Alam ibarat tanda kekuasaan Tuhan
Yang ditujukan untuk mengenal sang pencipta

Debi Angraini mengatakan...

Seperti Fisika dan Keindahannya

Di suasana malam yang sejuk ini
Kupandangi rintik-rintik air yang membasahi bumi
Ku dengar dengan jelas petir yang bergema
Serta kilat penambah suasana malam ini

Di tengah malam yang menjanjikan hujan
Ku tahu rintik air yang jatuh mempunyai arus
Petir yang bergema mempunyai dentuman
Dan aku tahu itu semua kehendak Engkau

Ya Allah...
Segala sesuatu yang Engkau ciptakan punya makna
Seperti kuat arus yang menjanjikan listrik
Seperti sinar yang menjanjikan kecerahan
Dan seperti gelombang dengan segala frekuensinya

Ya Allah...
Tiada sebab untuk aku tidak beriman kepada-Mu
Tiada sebab untuk aku tidak bersyukur kepada-Mu
Tiada sebab untuk aku tidak beribadah kepada-Mu

Terima kasih Ya Allah...
Aku Debi Angraini sangat berterima kasih kepada-Mu
Terima kasih atas waktu yang engkau berikan
Waktu untuk menikmati semua keindahan di dunia
Yang akan selalu berkaitan dengan fisika
Seperti besaran dan panjang yang telah kutuliskan
Maka akan selalu ku ingat Fisika dan segala keindahannya


Nama : Debi Angraini
Nis : 4151
Kelas : XII MIPA 1

Unknown mengatakan...

Nama: Viska Mey Mauliana
Kelas: XII MIPA 1
Nis: 4164

​Permainan Hidup

Disini aku bertahan
Mencoba melawan rintangan
Dalam dinamika kehidupan

Terfokus pada cermin datar ini
Kulihat bayanganku sendiri
Terpisah oleh 2 dimensi
Berdiri statis tegak lurus
Akankah selamanya statis ?

Hidup ini terus berputar
seperti bumi yang berotasi
seperti vektor
yang menunjuk berbagai arah
dengan resultan-resultannya

Namun, apa kita bisa ?
Menerima hukum-hukum kehidupan
Menerima hukum-hukum alam
Layaknya kita
Menerima hukum-hukum Newton
Mencoba memahami arti
Dalam sebuah aplikasi
kehidupan sehari-hari

Hidup itu keras
perlu perjuangan
Hidup itu bak fluida dinamis
Mengalir mengikuti arus
Sesuai keinginannya

Maka itu ….
Kita perlu berusaha
Usaha yang diwujudkan dalam gerak
Gerak yang memerlukan energi
Energi dari sinar alpha , beta , ataupun gama
Yang memberi radiasi semangat
Tuk meraih titik atas
Ingatlah Asaz Black
Q Lepas = Q terima
Jika berusaha
Pasti kan meraih asa
Karena asa perlu logika
Tuk wujudkan delta kehidupan
Menuju skala kebahagiaan

Unknown mengatakan...

NAMA : LIA AMALIA
KELAS: XII.MIPA.3
NIS : 4209
SMAN 5 SOPPENG

INDAHNYA FISIKA

Fisika...
Mengertikah dirimu
Tentang getaran yang setiap saat kurasa
Kecepatannya melebihi kecepatan cahaya
Volumenya lebih dalam dari volume lautan

Semakin kurasa, semakin jauh...
Getaran getaran itu menjadi sebuah lentingan
Karna kau menjadi medan yang begitu tegar

Kau kembalikan rasa itu...
Menjadi sebuah lentingan sempurna
Hari-hariku pun terasa berbeda
Karena lewat energimu

Kau ciptakan sebuah gelombang kehidupan..
Kau buat sebuah lembah yang terlihat suram
Menjadi sebuah istana yang indah
Kau sadarkan tentang bukit yang tinggi

Fisika...
Dengan mempelajarimu ku mengerti arti bersyukur...
Syukur atas segala limpahan rezeki yang Allah berikan...
Pentingnya mensyukuri segala nikmat yang engkau berikan..

Putri maulini mengatakan...

Nama : Putri maulini
Kelas : XII Mipa 2
Nis : 4187

Ilmu Fisika

Lembaran kertas bergaris rapi
Berjajar angka berakhiran abjad
Berjajar rumus fisika yang beragam
Dengan tinta yang menjadi peran utama

Besar keinginan untuk memahami
Besar kesempatan untuk mengetahui
Besar usaha untuk menerapkan
Entah apa yang terjadi
Terlalu sulit untuk dihadapi

Ketika perjuangan mencari ilmu
Diperlukan sebuah katoda
Katoda tersebut akan bereaksi jika dipanaskan

Hasil reaksi itu berupa ilmu
Ilmu tersebut akan menuju katoda
Dikarenakan, ada beda potensial
Antara katoda dan anoda

Atas izin Allah...
Dapat kesempatan untuk mengetahui
Fisika jantungnya dunia
Angka-angka yang berkesan
Enam huruf sangat bermakna
Dengan kesuksesan di masa depan

Siti Nur Rahmi Gani mengatakan...

Nama : Siti Nur Rahmi Gani
Kelas : XII MIPA 2
Nis : 4216

Fisika di Kalbu
Fisika… itu menghitung seperti mencari kebenaran
Iqrar nurani dalam perjalanan panjang hidup
Suhuh bergejolak dalam semangat menuntut ilmu
Inilah sebuah molaritas perjuangan
Karena kita bukti nyata seorang pengejar kebenaran
Arus yang kuat, bukan berarti kita tak mampu menantangnya

Dalam hati sudah kuiqrarkan
Intensitas cahaya dalam pengorbananku

Hati dalam momentum kegelisahan ini
Akankah seperti medan magnet yang terus saling menolak dengan kenyataan hidup
Tidakkah ada resultan gaya di dalamnya?
Inikah ras beratnya cobaan?
Kutetap tegar, karena jenis zat yang hebat dari Sang Pencipta
Untukku perjuanganku,
Dan aka kubagi keindahannya denganmu

Unknown mengatakan...

LINDASARI XII MIPA 1

Malam ini
Ku lihat penanggalan qomariah
karna malam ini adalah bulan purnama
ku coba fokuskan mata pada langit malam
tapi cahayanya hanya beberapa kandela
terhalang awan cumulus nimbus hitam
Di ruang 2 x 3 meter
yang diterangi sinar neon 40 watt
saat hipotalamusku tak bekerja aktif
elektron itu mengalir pada korteks serebrum
flasback pada memory waktu lampau
bayangan magnitudo impianku yang mulai berkurang
tereduksi oleh muatan keterbatasan
melewati titik nadir dalam hidup
hidup seperti roda yang berputar
kini, ku berada di bawah sumbu rotasi
bumi masih terus berotasi
apakah sudah tiba momentumnya
saat gaya itu mulai bekerja
dan hatiku dalam pengaruh medannya
karna evolusi bintang pasti terjadi
lahir bersinar dan akhirnya mati
jika aku diam saja disini
semua pasti tetap terus bergerak
Tapi jika tak ada resultan gaya yang bekerja padamu
akankah hukum Newton III masih berlaku
Ku hanya ingin iman ini stabil
meski ku harus meluruh sekalipun

Unknown mengatakan...

Nama: Andi Zalza Zahirah
XII MIPA 1

ANDI ZALZA ZAHIRAH
XII MIPA 1
4149

CAHAYA KEBENARAN
Ya Rasulullah
Engkaulah cahaya penerang
Ditengah kegelapan zaman
Yang selalu tegar dalam segala cobaan
Pembawa kebenaran dalam seribu kebaikan

Ya Rasulullah
Engkau bagai lentera
Yang selalu hadir di kegelapan malam
Ucapanmu laksana nada indah
Yang memberikan kedamaian hati

Ya Rasulullah
Engkaulah pemimpin kami
Yang selalu memberikan jalan kebenaran
Sabdamu adalah doa
Yang selalu di dengar sang Maha Kuasa

Ya Rasulullah
Engakau Laksana embun penyejuk
Di tengah Kekeringan
Syafaatmu adalah harapan kami
Penentu kehidupan hakiki

Unknown mengatakan...

Nama :Lindassri
kelas:XII Mipa 1
Nis :4156

Unknown mengatakan...

Nama : Yusmuliani
Kelas : XII MIPA 1
Nis : 4165


CINTA RUMUS FISIKA

Jika nanti aja waktu
Akan kuajak kau menelusuri sirkum mediterinia
Berenang dalam kilauan emas hitam
Tenggelam dalam fraksi-fraksi untuk karbon
Akan kuajak kau naik foton-foton cahaya
Memetik partikel-partikel mikron dan merangkainya
Menghirup gelombang- gelombang untuk pancarkan energinya
Mungkin kuajak kau menuju lorong-lorong mimpi freud

Jika nanti ada waktu
Aku ingin mengajakmu kemana saja
Karena alam semesta hanya milik kita
Aku, kamu, dan sang pencipta

Jika nanti ada waktu
Pancarkan radiasi pesonamu
Sehingga hatiku gelombang magnet cintamu
Saat jauh darimu
Partikel-partikel cintaku tidak bisa diam

Jika nanti ada waktu
Ku harus kehilangan seluruh masa diamku
Akankah semua tetap berjalan pada lintasannya
Karena ikhlas adalah 1 dibagi 0 dan hasilnya tak terhingga
Cintaku hidupku matiku hanya untuk-NYA semata


NURUL AINUL mengatakan...

NAMA: NURUL AINUL
KELAS: XII MIPA 1
NIS: 4161

SAHABAT ITU

Coba rasakan sahabat

Radiasi dari ketulusan hati

Coba rasakan sahabat

Betapa tulusnya aku menjadi navigasi dalam hidup ini Coba evaluasi sahabat

Berapa banyak kau telah membuat hatiku tereruspsi oleh sikapmu Tapi sahabat kita akan selalu melengkapi puzzle kehidupan ini

Dengan bersikap gokilz Kita akan bangun rekontruksi hidup ini dengan nilai-nilai agama

Sahabat saat letih berjuang

Coba sahabat kita buat terapi canda

Untuk mengusir dehidrasi akan kata ceria

Tuliskan namaku sahabat di hatimut

Dan berikan hak prerogatife agar bisa memahami perbedaan kita

Sahabat kita akan selalu bersama dalam gravitasi persahabatan Sahabat beriakan rekomendasi dalam kebaikan dan jangan pada keburukan Untuk beraahan dari serangan arogansi hati

Sahabat pegang aura persahabatan kita

Sahabat saat kita beda idealisme

Kita akan cari diameter masalah ini

Sahabat saat persahabatan kita di deportasi oleh wanita Aku akan mengalah sahabat

Demi terus menjaga koalisi persahabatan kita

Sahabat jika kamu bahagia

Coba kirimkan partikel kebahagian itu padaku

Jika kamu bersedih

Coba ambil partikel kebahagianku yang aku punya

Sahabat coba hiasi hidupmu dengan motivasi yang tinggi Sahabat kita akan selalu satu intonasi dalam kebaikan.

M ramdan pratama mengatakan...

INDAHNYA BESARAN
terimah kasih besaran.
Keindahan besaran panjang (m) megerti jarak tempuhku di bumi ini.
Keindahan besaran massa dan berat masing" yang ada di bumi ini.
Keindahan besaran waktu (k) mangerti waktu ibadahku.
Keindahan kuat arus (A) menikmati adanya listrik.
Keindahan besaran suhu (T) menikmati hangatnya sinar matahari.
Keindahan besaran intensitas cahaya memahami daya aktivitasku diatas bumi ini.
Terima ksih besaran

nama=M ramdan pratama
kelas=X5

Unknown mengatakan...

NELZA LISCA AAR
XII.MIPA 1
Bumi masih terus berotasi
Apakah masih ada arus listrik yang bekerja?
Haruskah jumlah muatan listrik dan waktu saling membantu?
Apakah penampang yang lebih besar lebih mudah engkau lalui?

Tidak adakah hambatan di dalamnya?
Namun kuhanya ingin setiap zat memiliki nilainya
Inilah sebuah molaritas perjuangan
Kutetap ikhlas, karena ikhlas adalah 1 dibagi nol hasilnya tak terhingga

Unknown mengatakan...

Untuk Guru Fisika

Hari ini guru ajarkan kami tentang pembiasan cahaya
Kau katakan warna itu dibiaskan
Hasilnya kami bisa lihat mejikuhibiniu yang indah
Tapi tahukah guru, cahaya hidayah lebih indah dari itu

Kemarin kau ajarkan kami tentang katrol
Kau katakana beban itu akan terasa ringan kalau
Menggunakan katrol
Tapi kau tak katakana cara mengangkat beban dalam hati
Yang mempengaruhi keimanan kami

Seminggu lalu kau ajarkan kami tentang usaha
Kau katakana usaha itu berbanding lurus dengan daya dan waktu
Tapi kau lupa bahwa sesuatu yang menjadi usaha itu tidak selalu berhasil
Bukan karena daya dan waktu tapi berbanding lurus dengan kehendak-Nya

Kau bilang kecepatan cahaya itu adalah yang tercepat
Ternyata ada kecepatan yang jauh lebih cepat
Kecepatan Allah menuju hamba-Nya yang bertakwa

Kau ajak kami menghafal hukum kekekalan energi
Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan
Nyatanya kalau Allah berkehendak semua itu bisa terjadi

Kau jelaskan pada kami tentang termometer
Celcius, Farenheit, Reamur, dan Kelvin kau ceritakan
Tapi kau tak beritahu kami
Termometer mana yang sanggup mengukur panasnya api neraka

Guru bantu kami untuk pahami
Tentang fokus kami sebagai hamba
Yang dipengaruhi oleh jarak kami padaNya

Guru beritahu kami tentang hari akhir
Ketika bumi tak lagi berotasi
Dan lintasan planet tak sesuai dengan garis edarnya

Guru terangkan pada kami tentang semua itu
Jangan hanya ajarkan kami tentang usaha
Dan kau lupa ajak kami ujuga berdoa

Mislah Fakhira Nisa.
XII Mipa 1

Asti elvira mengatakan...

Nama asti Elvira
Kelas XII.MIPA 1

FISIKA

Fisika itu ibarat raksa
Gak punya rasa
Soal-soalnya gak bisa diterka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika

Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi
Tujuh warna
Dari optik ke Thermodinamika
Fluida hingga Tata surya

Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah kata yang sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yang gak mau bisa
Fisika itu selalu punya cara mudahbuat ngatasin hal sulit, itu kata kita
Yang harus dipercaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok roy surya
Eh.. Suryo ya???Maklum orang sunda
Belum pernah ke Surabaya. haha

Fisika itu hati
Gak bisa bertahan sendiriperlu paru-paru dan Jantung di dada kiri
Serta gerak tangan dan kaki
JadiJangan cintai fisika sepenuh hati
Tapi sepenuh diri
Agar fisika gak basi

Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2Ah tak sebanding dengan momen cintaku…

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruanghampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…

Walau jarak kita bagai matahari dan Plutosaat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpagaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapatmenandingi hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita….

Nursyafirah-sejarahagraria.blogspot.com mengatakan...

Nama : Nursyahirah
Kelas : XII MIPA 1
Nis : 4160


KEDAI ILMU PENGETAHUAN

Hari ini guru ajarkan kami tentang pembiasan cahaya
Kau katakan warna itu dibiaskan
Hasilnya kami bisa lihat mejikuhibiniu yang indah
Tapi tahukah guru, cahaya hidayah lebih indah dari itu

Kemarin kau ajarkan kami tentang katrol
Kau katakana beban itu akan terasa ringan kalau
Menggunakan katrol
Tapi kau tak katakana cara mengangkat beban dalam hati
Yang mempengaruhi keimanan kami

Seminggu lalu kau ajarkan kami tentang usaha
Kau katakana usaha itu berbanding lurus dengan daya dan waktu
Tapi kau lupa bahwa sesuatu yang menjadi usaha itu tidak selalu berhasil
Bukan karena daya dan waktu  tapi berbanding lurus dengan kehendak-Nya

Kau bilang kecepatan cahaya itu adalah yang tercepat
Ternyata ada kecepatan yang jauh lebih cepat
Kecepatan Allah menuju hamba-Nya yang bertakwa

Kau ajak kami menghafal hukum kekekalan energi
Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan
Nyatanya kalau Allah berkehendak semua itu bisa terjadi

Kau jelaskan pada kami tentang termometer
Celcius, Farenheit, Reamur, dan Kelvin kau ceritakan
Tapi kau tak beritahu kami
Termometer mana yang sanggup mengukur panasnya api neraka

Guru bantu kami untuk pahami
Tentang fokus kami sebagai hamba
Yang dipengaruhi oleh jarak kami padaNya

Guru beritahu kami tentang hari akhir
Ketika bumi tak lagi berotasi
Dan lintasan planet tak sesuai dengan garis edarnya

Guru terangkan pada kami tentang semua itu
Jangan hanya ajarkan kami tentang usaha
Dan kau lupa ajak kami untuk juga berdoa

Unknown mengatakan...

Nama :Rika
Kelas:XII MIPA 1
Nis :4162

KETIKA CINTA TERDEFINISI

Ketika bumi terus berevolusi sesuai orbit
Hidupku pun terus bergerak dinamis
Dari t0 dalam masa hati tak berisi
Hingga kini kurasakan pancaran cahaya

Ketika kau hadir dalam hidupku
Kau hiasi lagi diagram bebas hatiku
Hingga ku tahu kemana lagi kutub hati berlabuh
Karena medan magnet buatan mu

Ketika kau berada dekat dengan ku
Itulah saat hatiku ter-impuls
Melenting jauh lenting yang sempurna
Tak ter-refraksi sedikit pun

Ketika kini terangnya luminositas dirimu
Menginduksi elektromagnetik diriku
Kini aku pun sebuah gelombang broglie
Dan juga partikel berenergi tinggi

Ketika dinamika cinta terdefinisi untukmu
Telah terpancar sinar polikromatik
Berintensitas besar tak terhitung
Hingga sanggup melepas foton hati ini

Ketika ruang hampa hati telah terisi
Elektron hati tentu berikatan kembali
Ku simpan rasa dalam kapasitor hati
Hingga ku dapat momentum tepat tuk diungkapkan semua ini

Andi Muchliza Zahra mengatakan...

Nama. :Andi Muchliza Zahra
Kelas :X.1
Nis. :4548

Assalamualaikum wr.wb


Besaran, Satuan, dalam Pengukuran

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta

Wahyulis Hersya mengatakan...

Nama :Wahyulis Hersya
Kelas : XII MIPA 1
Nis : 4173

ELEMEN PENGGELEGAR CINTA IBU

Ibu termulia...
Jiwamu bagaikan akumulator dalam hidupku...
Kau tanggung gerak – gerak yang kadang menerjang saat mengandung ku...
Dua puluh tahun lamanya kau tumbuhkan elemen kesetimbangan dalam jiwaku... 

Ibu...
Kau bagaikan magnet cinta dalam hidupku...
Menyayangiku bagaikan air yang mengalir di fluida kehidupan...
Genggam mu kurasakan hangat nya bagaikan kalor yang keluar dari besi saat dipanaskan....
Efek Fotolistrik kuhayalkan dalam getaran fisika modern di kalbuku..... 

Ibu....
Kau kokoh kan tulang ku dengan energi ketabahan...
Kau alirkan darahku dengan fluida kegigihan...
Kau hidupkan harapan ku dengan dinamika keimanan...
Kau bangun masa depan ku dengan hantaran doa mu.... 

Ibu....
Sedihku sering membuat elastisitas dalam hidupku....
Ingin ku persembahkan air mataku pada mu...
Getaran harmonik yang menggelegar dalam jiwaku...
Akan ku tumpahkan semuanya dibawah tapak kaki mu... 

Ibu...
Akan ku berikan usaha dan energi ku untuk berbakti padamu...
Semua itu takkan mampu membayar setetes suplemen kebahagiaan yang kau berikan padaku....
Aku cinta ibu…..

Unknown mengatakan...

Nama:Andika
Kelas:X.1


Pengukuran,Besaran,dan satuan


Getar-getar rasa...,
Tak terukur sekalanya...,
Jumlah zat rasa itu...,
Memenuhi ruang volume hatiku...,


Guncangan-guncangan ini...,
Tak terukur oleh seismografi...,
Tekanan rasa itu...,
Tak terukur oleh Pascal...,


Panjang rasa ini...,
Tak terukur oleh satuan panjang...,
Intensitas cahaya rasa ini...,
Jauh lebih dari kejauhan hati...,



Waktu berlalu...,
Dalam satuan panjang...,
Tubuh bergetar...,
Teraliri kuat arus cinta yang besar..,

Agus Adrian mengatakan...

Nama:Agus Adrian
Kelas:XII MIPA 1
Nis:4167


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Awal pelajar fisikaa kitaa belajar tentang besaran dan satuan. Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dalam bentuk angka serta memiliki satuan. berdasarkan jenis satuannya besaran dibagi menjadi 2 yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang sudah tersusun terlebih dahulu dan tidak tersusun atas besaran lain, sedangkan besaran turunan adalah kombinasi dari besaran pokok. Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang digunakan untuk mengukur. selanjutnya kami ditugaskan untuk menentukan nama alat ukur, besaran, jenis besaran , satuan beserta dimensi nya.Selanjutnya saya juga senang sewaktu acara maulid nabi yang diadakan disekolah dikarenakan dikegiatan tersebut kami ditugaskan untuk meringkas materi ceramah yang disampaikan ustad diwaktu itu, sehingga saya belajar mengenai bagaimana Rasulullah Saw sangat menghormati menghargai istrinya dan juga anak yatim dan itu patut kami contoh sebagai anak sekolah, dan semoga Allah memberikan keberkahan atas ilmu yang saya dapat dari pembelajaran fisika mulai awal pembelajaran online sampai saat ini (offline)

Unknown mengatakan...

Malam ini

Kulihat penanggalan qomariah
karna malam ini adalah bulan purnama
ku coba fokuskan mata pada langit malam
tapi cahayanya hanya beberapa kandela
terhalang awan cumulus nimbus hitam
Di ruang 2 x 3 meter
yang diterangi sinar neon 40 watt
saat hipotalamusku tak bekerja aktif
elektron itu mengalir pada korteks serebrum
flasback pada memori waktu akhirnya
berakhir magnitudoku yang mulai berkurang tereduksi
impian oleh hambatan keterbatasan
titik nadir dalam
hidup seperti roda yang berputar
kini, ku berada di bawah sumbu rotasi
bumi masih terus berotasi
apakah sudah tiba momentumnya
saat gaya itu mulai bekerja
dan dalam hati dalam pengaruh medannya
karna evolusi bintang pasti terjadi
bersinar dan akhirnya mati
jika aku diam saja disini
semua pasti tetap bergerak
Tapi jika tak ada resultan gaya yang bekerja padamu
akankah hukum Newton III masih berlaku Aku
hanya ingin iman ini stabil
meski ku harus meluruh sekalipun
kusadari radiasi ini menghitamkan hatiku
dan energi yang terbuang percuma
Jika ku harus kehilangan seluruh masa diamku
akankankah semua tetap berjalan pada lintasanNYA
karena ikhlas adalah 1 dibagi 0 dan hasilnya tak terhingga
cintaku mimpiku hanya untuk-NYA sendiri

Unknown mengatakan...

NAMA: TIARA FEBRINA
KELAS: XII MIPA 2
NIS:4192

Malam ini
Kulihat penanggalan qomariah
karna malam ini adalah bulan purnama
ku coba fokuskan mata pada langit malam
tapi cahayanya hanya beberapa kandela
terhalang awan cumulus nimbus hitam
Di ruang 2 x 3 meter
yang diterangi sinar neon 40 watt
saat hipotalamusku tak bekerja aktif
elektron itu mengalir pada korteks serebrum
flasback pada memori waktu akhirnya
berakhir magnitudoku yang mulai berkurang tereduksi
impian oleh hambatan keterbatasan
titik nadir dalam
hidup seperti roda yang berputar
kini, ku berada di bawah sumbu rotasi
bumi masih terus berotasi
apakah sudah tiba momentumnya
saat gaya itu mulai bekerja
dan dalam hati dalam pengaruh medannya
karna evolusi bintang pasti terjadi
bersinar dan akhirnya mati
jika aku diam saja disini
semua pasti tetap bergerak
Tapi jika tak ada resultan gaya yang bekerja padamu
akankah hukum Newton III masih berlaku Aku
hanya ingin iman ini stabil
meski ku harus meluruh sekalipun
kusadari radiasi ini menghitamkan hatiku
dan energi yang terbuang percuma
Jika ku harus kehilangan seluruh masa diamku
akankankah semua tetap berjalan pada lintasanNYA
karena ikhlas adalah 1 dibagi 0 dan hasilnya tak terhingga
cintaku mimpiku hanya untuk-NYA sendiri

Unknown mengatakan...

NURFADILA
XII. MIPA 2
4181

Gelombang
Mengertikah dirimu
Tentang getaran yang setiap saat kurasa
Kecepatannya melebihi kecepatan cahaya
Volumenya lebih dalam dari volume lautan

Semakin kurasa, semakin jauh
Getaran getaran itu menjadi sebuah lentingan
Karna kau menjadi medan yang begitu tegar
Kau kembalikan rasa itu
Menjadi sebuah lentingan sempurna

Hari-hariku pun terasa berbeda
Karena lewat energi cintamu
Kau ciptakan sebuah gelombang kehidupan
Kau buat sebuah lembah yang terlihat suram
Menjadi sebuah istana yang indah
Kau sadarkan tentang bukit yang tinggi
Bukan selalu yang terbaik

Anonim mengatakan...

Nama:Yoga hunsul kifli
Kelas:X.1

Jika jarak yang menjadi penghalang
Mengapa waktu tak jua mengobati kenangan
Meskipun luasnya bumi memisahkan
Aku akan tetap merindukanmu tanpa tekanan
Kita memang tak tau usia kita kelak
Tapi aku yakin volume rinduku padamu hingga tutup usia ini
Hingaa tiap helaan nafas
Kecepatan detak jantunku tak kalah dengan Detak jarum jam
Sebab massa hatiku
Padamu adalah tetap



Astrid Afsari mengatakan...

Nama: Astrid Afsari
Kelas: XII MIPA 2
Nis: 4177

Permainan Hidup
 
Disini aku bertahan
Mencoba melawan rintangan
Dalam dinamika kehidupan
Terfokus pada cermin datar ini
Kulihat bayanganku sendiri
Terpisah oleh 2 dimensi
Berdiri statis tegak lurus
Akankah selamanya statis ?
 
Hidup ini terus berputar
seperti bumi yang berotasi
seperti vektor
yang menunjuk berbagai arah
dengan resultan-resultannya
Namun, apa kita bisa ?
Menerima hukum-hukum kehidupan
Menerima hukum-hukum alam
Layaknya kita
Menerima hukum-hukum Newton
Mencoba memahami arti
Dalam sebuah aplikasi
kehidupan sehari-hari

Unknown mengatakan...

Nama : faradiza rifanrita
Kelas : XII MIPA 1
Nis : 4154

INDUKSI MAGNET dalam KITAB

Islam itu sempurna
Kitabnya bag solenoida
Penghantar yang membentuk banyak lilitan
Penghantar yang memberi banyak tuntunan

Hukum Ampere untuk Toroida dan Solenoida
Hukum Islam untuk hidupku
Induksi magnet di dalam solenoida arahnya menuju
Di luar dolenoida adalah nol

Pada titik berbeda
Induksi magnet pun berbeda
Namun, satu dalam solenoida

Rumus tuntunan hidup
Dimana u0 = 4π x 10-7
Tetap dan tak berubah
Bag salat 5x sehari.

Berbanding lurus dengan lilitan hidup
Berbanding lurus dengan arus keimanan
Berbanding terbalik dengan lama bernafas

Tuntunan tempat abadi
Komponen solenoida.

Unknown mengatakan...

Rosalinda
XII MIPA 1
4163

Fisika tersayang

Fisika itu ibarat raksa
Gak punya rasa
Soal-soalnya gak bisa diterka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika

Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi
Tujuh warna
Dari optik ke Thermodinamika
Fluida hingga Tata surya

Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah kata yang sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yang gak mau bisa
Fisika itu selalu punya cara mudahbuat ngatasin hal sulit, itu kata kita
Yang harus dipercaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok roy surya
Eh.. Suryo ya???Maklum orang sunda
Belum pernah ke Surabaya. haha

Fisika itu hati
Gak bisa bertahan sendiriperlu paru-paru dan Jantung di dada kiri
Serta gerak tangan dan kaki
JadiJangan cintai fisika sepenuh hati
Tapi sepenuh diri
Agar fisika gak basi

Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2Ah tak sebanding dengan momen cintaku…

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruanghampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…

Walau jarak kita bagai matahari dan Plutosaat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpagaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapatmenandingi hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita….

Unknown mengatakan...

Puisi cinta fisika

Energi statik benih cintamu
Telah mengejutkan gaya pegas jantungku
Sehingga jantungku berdetak tak beraturan
Bagaikan gelombang bunyi gendang
Yang tak beraturan
Saat aku berada beberapa meter darimu
Refleksi cahaya cintamu telah membunuh urat mataku
Sehinga membiaskan bayangan wajahmu yang selalu di
otakku...

Nama=Taufan Dwi Putra
Kelas=X1
Nis=4578

Unknown mengatakan...

Puisi cinta fisika
Energi statik benih cintamu
Telah mengejutkan gaya pegas jantungku
Sehingga jantungku berdetak tak beraturan
Bagaikan gelombang bunyi gendang
Yang tak beraturanSaat aku berada beberapa meter darimu
Refleksi cahaya cintamu telah membunuh urat mataku
Sehinga membiaskan bayangan wajahmu yang selalu di otakku...

Nama=Taufan Dwi Putra
Nis=4578
Kelas=X1

Aisyah aifah mengatakan...

Nama: AISYAH AIFAH
Kelas:X.1
NIS:5456

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhhh.
FISIKA

Fisika itu ibarat raksa
Ngak punya rasa.
Soal soalnya ngak bisa di terka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika.
Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi tujuh warna
Dari optik ke thermodinamika
Fluida hingga tata Surya
Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah Kata yg sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yg ngkmau bisa
Fisika itu selalu punya cara Mudah buat ngatasin hal sulit itu kata kita yg harus di percaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok Roy surya
Sekian.....
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhhh

Sri Wahyuni Putri.H mengatakan...

Nama:Sri Wahyuni Putri.H
Kelas:X.1
Nis:4563

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pengukuran
Ketika hitungan adanya besaran dan satuan
Adanya satuan internasional yang berlaku
Tak mau yang lain,jika memaksa harus di ubah
Apa daya jika itu satuan yang standar

Rentang kendali pada panjang massa dan waktu
Melewati batasan suhu yang ekstrim
Kuat aru yang asing
Menerpa dalam kubangan partikel suatu zat

Indahnya hidup ini,
Bermain dalam lingkup pengukuran zaman
Adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua berjalan sesuai esensi sang pencipta

Unknown mengatakan...

AHMAD SAIFUL
XII.MIPA 2
4195

PUISI FISIKA
Archimedes dan Newton tak akan mengerti Medan magnet yang berinduksi diantara kita
Tidak sebanding dengan momen cintaku Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilagan avogadro
Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas
Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi
Hukum kekekalan cinta di antara kita
Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Inilah resultan momentum cinta kita
Takkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gaya

Nur Khasanah Xii Mipa 3 4211 mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Kiki mengatakan...

Fisika itu ibarat raksa
Gak punya rasa
Soal-soalnya gak bisa diterka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika

Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi
Tujuh warna
Dari optik ke Thermodinamika
Fluida hingga Tata surya

Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah kata yang sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yang gak mau bisa
Fisika itu selalu punya cara mudahbuat ngatasin hal sulit, itu kata kita
Yang harus dipercaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok roy surya
Eh.. Suryo ya???Maklum orang sunda
Belum pernah ke Surabaya. haha

Fisika itu hati
Gak bisa bertahan sendiriperlu paru-paru dan Jantung di dada kiri
Serta gerak tangan dan kaki
JadiJangan cintai fisika sepenuh hati
Tapi sepenuh diri
Agar fisika gak basi

Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2Ah tak sebanding dengan momen cintaku…

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruanghampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…

Walau jarak kita bagai matahari dan Plutosaat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpagaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapatmenandingi hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita….

Nama:kiki
Nis:4695
Kelas:X5

Unknown mengatakan...

Nama:Gina Rodatul Janna
Kelas:X.1

Besaran, Satuan, dalam Pengukuran

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta

Unknown mengatakan...

Nama : erfin tri fahrezi
Kelas : X.1
Nis : 4573

Pengukuran,besaran,dan satuan

Getar-getar rasa...,
tak terukur sekalanya...,
Jumlah zat rasa itu...,
memenuhi volume ruang hati ku...,

Guncangan-guncangan ini..,
tak terukur oleh seismograf..,
Tekanan rasa itu...,
tak terukur oleh pascal..,

Panjang rasa ini..,
tak terukur oleh satuan panjang...,
Intensitas cahaya rasa ini...,
jauh lebih, dari kelajuan hati...,

Waktu berlalu...,
dalam satuan panjang..,
Tubuh bergetar..,
teraliri kuat arus cinta yang besar

Bagus muharram mengatakan...

Archimedes dan Newton tak akan mengertiMedan magnet yang berinduksi diantara kitaTidak sebanding dengan momen cintakuPertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimumBagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampaCintaku lebih besar dari bilagan avogadroWalau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat apheliumAmplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatikuSeindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulihBagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatasEnergi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksiEnergi potensial

Muh rifki
XII MIPA 1
4171

Nur Khasanah Xii Mipa 3 4211 mengatakan...

NUR KHASANAH XII MIPA 3


Puisi Cinta fisika
Ku lihat penanggalan qomariahkarna malam ini adalah bulan purnamaku coba fokuskan mata pada langit malamtapi cahayanya hanya beberapa kandelaterhalang awan cumulus nimbus hitam

Diruang 2 x 3 meteryang diterangi sinar neon 40 wattsaat hipotalamusku tak bekerja aktifelektron itu mengalir pada korteks serebrumflasback pada memory waktu lampau bayangan magnitudo impianku yang mulai berkurangtereduksi oleh muatan keterbatasanmelewati titik nadir dalam hiduphidup seperti roda yang berputarkini,

ku berada di bawah sumbu rotasi bumi masih terus berotasiapakah sudah tiba momentumnyasaat gaya itu mulai bekerjadan hatiku dalam pengaruh medannyakarna evolusi bintang pasti terjadilahir bersinar dan akhirnya mati

jika aku diam saja disinisemua pasti tetap terus bergerakTapi jika tak ada resultan gaya yang bekerja padamuakankah hukum Newton III masih berlaku

Ku hanya ingin iman ini stabilmeski ku harus meluruh sekalipunkusadari radiasi ini menghitamkan hatikudan energi yang terbuang percumaJika ku harus kehilangan seluruh masa diamkuakankankah semua tetap berjalan pada lintasanNYAkarena ikhlas adalah 1 dibagi 0 dan hasilnya tak terhinggacintaku hidupku matiku hanya untuk-NYA semata

Nurpianti mengatakan...

Nama:NURPIANTI
Nis:4159
Kelas:XII MIA 1




Momentum cinta

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak yang jatuh di ruang hampa
Dilambangkan dengan alfa dalam sebuah sudut…

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai benda yang bertumbukan lenting sempurna…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku tak terpengaruh oleh kecepatan
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat
menandingi hukum kekekalan di antara kita

Listrik statis berbanding terbalik dengan listrik dinamis
Yang bergantung pada medium rambatnya lintasan
Bagai nada pada dawai dan pipa organa
Inilah hambatan listrik yang terjadi diantara kita...

Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
yang takkan tergoyahkan impuls ataupun momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita…

Yuli Dwi Anggraeni H mengatakan...

Nama: Yuli Dwi Anggraeni H
Kelas: XII.MIPA 4
NIS: 4248

Inda maulida mengatakan...

Inda Maulida
XII.MIPA.1
4155

Fisika dalam Cinta

Kurindu dirimu dalam angan
Setiaku temanimu seperti bulan
Luas cintaku melebihi lautan
Berharap jadi satu gumpalan awan

Jiwaku tenggelam sisakan bayang
Namun tegar pijakku bagai karang
Dan tak lekang oleh terpaan gelombang
Meski arus pasang datang menghadang

Air matamu bagai erosi di hatiku
Inginku sejukkanmu saat tingginya suhu
Walau keras hatimu seperti batu
Penantianku tak pernah membeku

Kuharap jiwa kita berdifusi
Dan cinta kita ber-rekombinasi
Haruskah tercipta daerah deplesi?
Karena kau tak lagi di sisi

Kuingin di antara kita ada interferensi
Jalinan cinta prinsip superposisi
Tanpa adanya peristiwa eksitasi
Tak beri harapan terjadi ionisasi

Guratan senyummu takkan terganti
Paras maya wajahmu sangat berarti
Meski bumi enggan ber-rotasi
Cinta ini akan tetap abadi

Unknown mengatakan...

PUISI CINTA FISIKA

Archimedes dan Newton tak akan mengertiMedan magnet yang berinduksi diantara kitaTidak sebanding dengan momen cintakuPertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimumBagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampaCintaku lebih besar dari bilagan avogadroWalau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat apheliumAmplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatikuSeindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulihBagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatasEnergi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksiEnergi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gayaBahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingiHukum kekekalan cinta di antara kitaLihat hukum cinta kitaMomen cintaku tegak lurus dengan momen cintamuMenjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurnaDengan inersia tak terhinggaTakkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gayaInilah resultan momentum cinta kita

Artha allauodya
XII.Mipa.2

Unknown mengatakan...

▪️👍

Unknown mengatakan...

Nama:Ahmad ramadanil
Kelas:X.1


Besaran, Satuan, dalam Pengukuran

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta

Unknown mengatakan...

Nama:Arya Abdillah

Kelas:X.1

Nis: 4571

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pengukuran

Ketika hitungan adanya besaran dan satuan Tak mau yang lain,jika memaksa harus di ubah

Adanya satuan internasional yang berlaku

Apa daya jika itu satuan yang standar

Rentang kendali pada panjang massa dan waktu

Melewati batasan suhu yang ekstrim

Kuat arus yang asing

Menerpa dalam kubangan partikel suatu zat

Indahnya hidup ini,

Bermain dalam lingkup pengukuran zaman Adanya alat deteksi yang akurat dan teliti Semua berjalan sesuai esensi sang pencipta

Enis said mengatakan...

Nama:enis said
Kelas:X.1
Nis:4551

Besaran, Satuan, dalam Pengukuran

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta

Ersapratama mengatakan...

Barang siapa mau menjadi guru
Biarlah dia memulai mengajar dirinya sendiri
Sebelum mengajar orang lain
Dan biarkan pula dia mengajar dengan teladan
Sebelum mengajar dengan kata-kata

Sebab, mereka yang mengajar dirinya sendiri
Dengan membenarkan perbuatan-perbuatan sendiri
Lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan
Daripada mereka yang hanya mengajar orang lain
Dan membenarkan perbuatan-perbuatan orang lain


Nama: ersa Pratama
Kelas : X 1

Unknown mengatakan...

Nama : Yuli Dwi Anggraeni H
Kelas : XII MIPA 4
NIS : 4248
Fisika itu ibarat raksa
Gak punya rasa
Soal-soalnya gak bisa diterka
Tugasnya sulit luar biasa
Tapi aku tetap suka
Karena asa perlu logika

Fisika itu kayak prisma
Dari satu jadi
Tujuh warna
Dari optik ke Thermodinamika
Fluida hingga Tata surya

Fisika itu mudah kata Yohanes Surya
Fisika itu terlalu mudah kata yang sok bisa
Fisika itu terlalu sulit kata yang gak mau bisa
Fisika itu selalu punya cara mudahbuat ngatasin hal sulit, itu kata kita
Yang harus dipercaya
Fisika belajar tata surya
Bukan bahas sosok roy surya
Eh.. Suryo ya???Maklum orang sunda
Belum pernah ke Surabaya. haha

Fisika itu hati
Gak bisa bertahan sendiriperlu paru-paru dan Jantung di dada kiri
Serta gerak tangan dan kaki
JadiJangan cintai fisika sepenuh hati
Tapi sepenuh diri
Agar fisika gak basi

Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2Ah tak sebanding dengan momen cintaku…

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruanghampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…

Walau jarak kita bagai matahari dan Plutosaat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpagaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapatmenandingi hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita….

Unknown mengatakan...

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Wulan sari
Kelas : x.5
Niss : 4705


Tegangan cintamu sebesar 100 ampere

Hambatan cintakita sebesar 90 volt

Walau cinta kita banyak terdapat gaya gesek

Cintamu padaku memiliki arah bagaikan Vektor

Gaya cintamu padaku sebesar 50 newton


Cinta kita memiliki frekuensi yang sama

Cinta kita selalu memiliki koefisien kinetik yang sangat besar

Gaya sentuh mu terhadapku sangatlah besar

Unknown mengatakan...

Nama : Muh.Ikhsan
Nis : 4253
Kelas : XII MIPA 4

PUISI CINTA FISIKA
Archimedes dan Newton tak akan mengertiMedan magnet yang berinduksi diantara kitaTidak sebanding dengan momen cintakuPertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimumBagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampaCintaku lebih besar dari bilagan avogadroWalau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat apheliumAmplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatikuSeindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulihBagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatasEnergi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksiEnergi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gayaBahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingiHukum kekekalan cinta di antara kitaLihat hukum cinta kitaMomen cintaku tegak lurus dengan momen cintamuMenjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurnaDengan inersia tak terhinggaTakkan tergoyahkan oleh impuls atau momentum gayaInilah resultan momentum cinta kita

Unknown mengatakan...

Nama:Muh Sri wahyudin
Kelas:XII MIPA 1
Nis:4172

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pengukuran
Ketika hitungan adanya besaran dan satuan
Adanya satuan internasional yang berlaku
Tak mau yang lain,jika memaksa harus di ubah
Apa daya jika itu satuan yang standar

Rentang kendali pada panjang massa dan waktu
Melewati batasan suhu yang ekstrim
Kuat arus yang asing
Menerpa dalam kubangan partikel suatu zat

Indahnya hidup ini,
Bermain dalam lingkup pengukuran zaman
Adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua berjalan sesuai esensi sang pencipta

Ya allah..
Aku berterima kasih kepadamu
Atas indahnya hidup ini
Semua yg engkau ciptakan mempunyai makna
Yang sering kali tidak disadari oleh manusia

Unknown mengatakan...

SETUMPUK ARUS dan MEDAN
Gaya Lorentz ibarat tujuan hidup
Terjadi akibat interaksi manusia dengan Allah SWT.
Dengan muatan listrik yang bergerak
Dengan 1001 arus usaha
Terjadi dalam penghantar dalam medan bulat ini
Setumpuk usaha dalam medan
Selalu ada arah dalam medan kita ini
Selalu Allah SWT tunjukkan. Ia sabdakan:
“Anzuru.. ma.. za.. fissama..wa..ti walard’”
“perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi”
Lihat arah tujuan hidup
Dengan kaidah tangan kanan kedua
Saat tangan kanan terbuka
Bag kesempatan yang datang
Ibu jari menuntun menuju arus usaha
Empat jari menuju medan
Satu arah terlihat
Ialah Gaya Lorentz. Tujuan hidup. Cita-cita.

Nama : Ahmad Ta'tang
Nis : 4168
Kelas : XII MIPA 1

. mengatakan...

Nama: Muhammad Akbar
Kelas: XII.MIPA.2
Nis: 4198


Hari ini guru ajarkan kami tentang pembiasan cahaya
Kau katakan warna itu dibiaskan
Hasilnya kami bisa lihat mejikuhibiniu yang indah
Tapi tahukah guru, cahaya hidayah lebih indah dari itu

Kemarin kau ajarkan kami tentang katrol
Kau katakana beban itu akan terasa ringan kalau
Menggunakan katrol
Tapi kau tak katakana cara mengangkat beban dalam hati
Yang mempengaruhi keimanan kami

Seminggu lalu kau ajarkan kami tentang usaha
Kau katakana usaha itu berbanding lurus dengan daya dan waktu
Tapi kau lupa bahwa sesuatu yang menjadi usaha itu tidak selalu berhasil
Bukan karena daya dan waktu tapi berbanding lurus dengan kehendak-Nya

Kau bilang kecepatan cahaya itu adalah yang tercepat
Ternyata ada kecepatan yang jauh lebih cepat
Kecepatan Allah menuju hamba-Nya yang bertakwa

Kau ajak kami menghafal hukum kekekalan energi
Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan
Nyatanya kalau Allah berkehendak semua itu bisa terjadi

Kau jelaskan pada kami tentang termometer
Celcius, Farenheit, Reamur, dan Kelvin kau ceritakan
Tapi kau tak beritahu kami
Termometer mana yang sanggup mengukur panasnya api neraka

Guru bantu kami untuk pahami
Tentang fokus kami sebagai hamba
Yang dipengaruhi oleh jarak kami padaNya

Guru beritahu kami tentang hari akhir
Ketika bumi tak lagi berotasi
Dan lintasan planet tak sesuai dengan garis edarnya

Guru terangkan pada kami tentang semua itu
Jangan hanya ajarkan kami tentang usaha
Dan kau lupa ajak kami untuk juga berdoa.

Fina Noviasti mengatakan...

Nama :FINA NOVIASTI
KELAS :X.1
NIS :4552

Assalamualaikum w.r w.b

Teganagan Cintamu Sebesar 100volt

Cintamu Umpama Seperti Gelombang Transversal

Dan Juga Perasaanmu Terhadap Seperti Newton 1

Kecepatan Cintamu Padaku Bagikan GLBB

Gaya Dan usahamu Mempertahankan cintamu Begitu Besar

Tekanan Cintamu Padaku Begitu Besar Frekuensinya, Menggetarkan Hatiku

Engkau Bagaikan Bandul Yang Melakukan Sebuah Amplitudo

Dan Engkau Bagaikan Katrol Yan Menarik Turunkan Perasaanku

Tak Ada Satu Periode Pun Yang Dapat Memisahkan Kita

Engkau Bagaikan Termometer Yang Mengukur Suhu Cintaku Padamu

Ohh Fisika.....Sulit Memahamimu Sesulit Aku Memecahkan Masalah Dengan Rumusmu

Wassalamu'alaikum w.r w.b

Nur Aulya mengatakan...

👍

Unknown mengatakan...

Nama:firzal adam
Kelas:X.1
Nis:4575

Besaran, Satuan, dalam Pengukuran

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta.

Unknown mengatakan...

A. Batario Tenratu
XII MIPA 2
4194

Archimedes dan Newton tak akan
mengertiMedan magnet yang berinduksi
diantara kitaTidak sebanding dengan momen
cintakuPertama kali bayangmu jatuh tepat di
fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan
kekuatan lensa maksimumBagai tetes
minyak milikan jatuh di ruang hampaCintaku
lebih besar dari bilagan avogadroWalau jarak
kita bagai matahari dan Pluto saat
apheliumAmplitudo gelombang hatimu
berinterfensi dengan hatikuSeindah gerak
harmonik sempurna tanpa gaya
pemulihBagai kopel gaya dengan kecepatan
angular yang tak terbatasEnergi mekanik
cintaku tak terbendung oleh friksiEnergi
potensial cintaku tak terpengaruh oleh
tetapan gayaBahkan hukum kekekalan energi
tak dapat menandingiHukum kekekalan cinta
di antara kitaLihat hukum cinta kitaMomen
cintaku tegak lurus dengan momen
cintamuMenjadikan cinta kita sebagai titik
ekuilibrium yang sempurnaDengan inersia tak
terhinggaTakkan tergoyahkan oleh impuls
atau momentum gayalnilah resultan
momentum cinta kita

Unknown mengatakan...

Archimedes dan Newton tak akan mengerti, Medan magnet yang berinduksi
diantara kitaTidak sebanding dengan momen
cintaku pertama kali bayangmu jatuh tepat di
fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan
kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes
minyak milikan jatuh di ruang hampa, cintaku
lebih besar dari bilagan avogadro walau jarak
kita bagai matahari dan Pluto saat
apheliumAmplitudo gelombang hatimu
berinterfensi dengan hatiku seindah gerak
harmonik sempurna tanpa gaya
pemulih Bagai kopel gaya dengan kecepatan
angular yang tak terbatas Energi mekanik
cintaku tak terbendung oleh friksi Energi
potensial cintaku tak terpengaruh oleh
tetapan gayaBahkan hukum kekekalan energi
tak dapat menandingi Hukum kekekalan cinta
di antara kita Lihat hukum cinta kita.
Momen cintaku tegak lurus dengan momen
cintamu Menjadikan cinta kita sebagai titik
ekuilibrium yang sempurna Dengan inersia tak
terhingga takkan tergoyahkan oleh impuls
atau momentum gayalnilah resultan
momentum cinta kita

Alamsya. H
XII IA 2
4196

Unknown mengatakan...

Malam ini



Ku lihat penanggalan qomariah
karna malam ini adalah bulan purnama
ku coba fokuskan mata pada langit malam
tapi cahayanya hanya beberapa kandela
terhalang awan cumulus nimbus hitam

Di ruang 2 x 3 meter
yang diterangi sinar neon 40 watt
saat hipotalamusku tak bekerja aktif
elektron itu mengalir pada korteks serebrum
flasback pada memory waktu lampau

bayangan magnitudo impianku yang mulai berkurang
tereduksi oleh muatan keterbatasan
melewati titik nadir dalam hidup
hidup seperti roda yang berputar
kini, ku berada di bawah sumbu rotasi

bumi masih terus berotasi
apakah sudah tiba momentumnya
saat gaya itu mulai bekerja
dan hatiku dalam pengaruh medannya

karna evolusi bintang pasti terjadi
lahir bersinar dan akhirnya mati
jika aku diam saja disini
semua pasti tetap terus bergerak

Tapi jika tak ada resultan gaya yang bekerja padamu
akankah hukum Newton III masih berlaku
Ku hanya ingin iman ini stabil
meski ku harus meluruh sekalipun
kusadari radiasi ini menghitamkan hatiku
dan energi yang terbuang percuma

Jika ku harus kehilangan seluruh masa diamku
akankankah semua tetap berjalan pada lintasanNYA
karena ikhlas adalah 1 dibagi 0 dan hasilnya tak terhingga
cintaku hidupku matiku hanya untuk-NYA semata

Anonim mengatakan...

ZHAFRAN ALWAN DZAKY
12 MIPA 2

Archimedes dan Newton tak akan
mengertiMedan magnet yang berinduksi
diantara kitaTidak sebanding dengan momen
cintakuPertama kali bayangmu jatuh tepat di
fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan
kekuatan lensa maksimumBagai tetes
minyak milikan jatuh di ruang hampaCintaku
lebih besar dari bilagan avogadroWalau jarak
kita bagai matahari dan Pluto saat
apheliumAmplitudo gelombang hatimu
berinterfensi dengan hatikuSeindah gerak
harmonik sempurna tanpa gaya
pemulihBagai kopel gaya dengan kecepatan
angular yang tak terbatasEnergi mekanik
cintaku tak terbendung oleh friksiEnergi
potensial cintaku tak terpengaruh oleh
tetapan gayaBahkan hukum kekekalan energi
tak dapat menandingiHukum kekekalan cinta
di antara kitaLihat hukum cinta kitaMomen
cintaku tegak lurus dengan momen
cintamuMenjadikan cinta kita sebagai titik
ekuilibrium yang sempurnaDengan inersia tak
terhinggaTakkan tergoyahkan oleh impuls
atau momentum gayalnilah resultan
momentum cinta kita

Unknown mengatakan...

HERLANGGA PRATAMA
XII MIPA 1
4170






Malam ini



Ku lihat penanggalan qomariah
karna malam ini adalah bulan purnama
ku coba fokuskan mata pada langit malam
tapi cahayanya hanya beberapa kandela
terhalang awan cumulus nimbus hitam

Di ruang 2 x 3 meter
yang diterangi sinar neon 40 watt
saat hipotalamusku tak bekerja aktif
elektron itu mengalir pada korteks serebrum
flasback pada memory waktu lampau

bayangan magnitudo impianku yang mulai berkurang
tereduksi oleh muatan keterbatasan
melewati titik nadir dalam hidup
hidup seperti roda yang berputar
kini, ku berada di bawah sumbu rotasi

bumi masih terus berotasi
apakah sudah tiba momentumnya
saat gaya itu mulai bekerja
dan hatiku dalam pengaruh medannya

karna evolusi bintang pasti terjadi
lahir bersinar dan akhirnya mati
jika aku diam saja disini
semua pasti tetap terus bergerak

Tapi jika tak ada resultan gaya yang bekerja padamu
akankah hukum Newton III masih berlaku
Ku hanya ingin iman ini stabil
meski ku harus meluruh sekalipun
kusadari radiasi ini menghitamkan hatiku
dan energi yang terbuang percuma

Jika ku harus kehilangan seluruh masa diamku
akankankah semua tetap berjalan pada lintasanNYA
karena ikhlas adalah 1 dibagi 0 dan hasilnya tak terhingga
cintaku hidupku matiku hanya untuk-NYA semata

Unknown mengatakan...


Nama:Nurul sri windayani
Kelas:X.1
03,11,2021
Besaran, Satuan, dalam Pengukuran

Ketika hitungan adanya Besaran dan Satuan
Kau berharap adanya Satuan Internasional yang berlaku
Tak mau yang lain, jika memaksa harus diubah
Pada daya jika itu Satuan yang Standar

Rentang kendali pada Panjang Massa dan Waktu
Melewati batasan Suhu yang ekstrim sebabkan Kuat Arus yang asing
Menerpa dalam kubangan Partikel suatu Zat

Indahnya hidup ini, bermain dalam lingkup Pengukuran zama
Yang perlu adanya alat deteksi yang akurat dan teliti
Semua tak berjalan apabila kita tidak peduli akan sang pencipta

Unknown mengatakan...

Hikmah belajar fisika

Seringkali terdengar ditelinga bahwa ilmu fisika adalah salah satu ilmu yang cukup sulit untuk dimengerti
Karena didalamnya dipenuhi oleh rumus yang penuh tanda tanya

Tapi hal itu hanya berlaku bagi mereka yang memang tidak ingin mencoba tuk memahami
Karena setelah kucoba untuk mendalaminya lagi
Ternyata begitu banyak hal yang menarik didalamnya

Dengan belajar satuan panjang kubisa mengerti akan perjalanan yang kutempuh di bumi ini
Dengan belajar satuan waktu mengajarkanku untuk bisa memanfaatkan waktu dengan baik

Terima kasih Ya Allah
Atas segala karuniamu sehingga kami bisa menikmati segala nikmat yang engkau berikan

Dengan belajar fisika
Bisa membuatku semakin dekat dengan ajaranmu
Membuatku mengerti akan kebesaran dan kekuasanmu

Unknown mengatakan...

Nama:Arlina yanti
Kelas:X.1
Nis:4550

DIMEMSI

Unknown mengatakan...

Assalamualaikum wr wb

Selasa,pagi hari saya selalu belajar mulai dari besaran seperti besaran pokok dan besaran turunan yang sangat mudah dipahami karna aku telah mempelajari sejak duduk dibangku smp.
Saya juga mempelajari tentang angka penting dan notasi ilmiah contoh nya luas permukaan botol:
Luas:1/4πa²
:1/4(3, 14) (3, 12) ²
:7, 641404 cm²
Setelah itu saya juga mempelajari komponen, jangka sorong dan nilai ketidakpastian dimata rumusnya yaitu
∆×1/2 nilai skala kecil.

Nama:raihan alif asika
Kelas:X.4
Nis:4682