Senin, 11 Oktober 2021

3.3.a.4.2. Eksplorasi Konsep - Forum Diskusi Kasus 1

 

3.3.a.4.2. Eksplorasi Konsep - Forum Diskusi Kasus 1

Pada awal tahun 2020, sebuah sekolah di Jogjakarta melakukan kegiatan pramuka yang berakhir tragis. Tercatat lima korban meninggal karena tenggelam saat mengikuti kegiatan susur sungai. 

  1. Bagaimanakah pendapat Anda tentang kasus tersebut jika dikaitkan dengan manajemen risiko? 

Kemungkinan Panitia Pelaksanakan belum melaksanakan tahapan pelaksanaan manajemen risiko sehingga mereka belum menguasai lokasi secara detail. Daerah mana rawang bisa terjadi kecelakaan seperti terpleset jatuh ke sungai dan daerah mana yang aman.

Risiko tidak dapat dihindari tetapi dapat dikelola dan dikendalikan karena apabila  risiko tidak dikelola dengan baik maka akan mengakibatkan kerugian serta hambatan,  sehingga program sekolah yang telah direncanakan  tidak berjalan dengan baik  Begitu pula sebaliknya apabila  risiko dapat  dikelola dengan baik maka sekolah dapat meminimalisir  segala kerugian yang dapat menghambat jalannya program  sekolah yang telah direncanakan. 

 

  1. Dengan pengetahuan yang Anda dapat dari tahapan Eksplorasi Konsep – Mandiri, bagaimana Anda akan mengatur ulang pelaksanaan program di sekolah dalam kasus di atas? Jelaskan tahap demi tahap yang akan Anda lakukan. 

Saya  akan mengatur ulang pelaksanaan program di sekolah dalam kasus di atas dengan menerapkan manajemen risiko.

Pada akhirnya perubahan-perubahan yang dilakukan sekolah akan menimbulkan suatu risiko, namun tidak melakukan perubahan pun merupakan sebuah risiko oleh karena itu setiap sekolah harus mengidentifikasi risiko dan merencanakan pengelolaannya. Apabila semua sekolah dapat menerapkan manajemen risiko maka setiap kerugian akan dapat diminimalisir.

Adapun tahapan manajemen risiko adalah sebagai berikut:

a.     Identifikasi jenis risiko, mencakup:

1)      Risiko Strategis,

2)    Risiko Keuangan,

3)    Risiko operasional,

4)    proses manajemen,

5)    Risiko pemenuhan, dan

6)    Risiko Reputasi( merupakan risiko yang berdampak pada reputasi dan merek lembaga.

b.     Pengukuran risiko, mencakup:

1)      Lokasi atau jalanan licin akibat hujan lebat

2)    Jalan di Pinggi sungai akan rawang terpleset jatuh ke sungai

3)    Pengenalan Lokasi oleh seluruh peserta untuk menghindari adanya peserta tersesat (terpisah dari rombonan)

4)    Durasi Waktu yang digunakan perlu efektif dan efisien.

c.      Melakukan strategi dalam pengendalian risiko dengan mendiskusikan strategi yang diambil untuk mengendalikan resiko yang mungkin terjadi, seperti:

1)      Menyewa petugas lapangan saat berada di lokasi

2)    Melengkapi peserta dengan berbagai alat bahan yang dibutuhkan di lokasi

3)    Membagi tugas panitia dalam endampingi rombongan

4)    Semua panitia berbagi tugas dengan tepat sesuai wewenang masing2

5)    Tim khusus yang bergerak cepat saat dibutuhkan.

d.      Melakukan evaluasi terus-menerus, maju dan berkelanjutan dari semua rincian rencana kegiatan sehingga sebelum kegiatan dilaksanakan sudah bisa ditemukan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi serta solusi yang tepanyang bisa diambil jika hal tersebut betul-betul terjadi. Evaluasi ini sangat tepat dilakukan untuk semua rencana kegiatan yang akan dilakukan ….

Terima Kasih,

Salam Bahagia dan Sehat Wal’afiyat Seluruhnya, aamiin…

Tidak ada komentar: